Tedy Tak Laporkan Balik Rizky Febian Pilih Fokus Rawat Anak Lina

Lina Jubaedah dipastikan meninggal akibat sakit dan tidak ada tanda-tanda tindak kekerasan dan lain hal.

Editor: Iwan Al Khasni
Kompas.com | Baharudin
Tedy Pardiyana, suami Lina Jubaedah 

Polrestabes Bandung telah memberikan keterangan terkait hasil otopsi jenazah Lina Jubaedah pada Jumat (31/1/2020). Dari hasil otopsi, Lina Jubaedah dipastikan meninggal akibat sakit dan tidak ada tanda-tanda tindak kekerasan dan lain hal.

Suami almarhumah Lina Jubaeda, Tedy Pardiyana menyambangi Satreskrim Polrestabes Bandung pada hari ke 14 pascaautopsi Lina, atau Kamis (23/1/2020).
Suami almarhumah Lina Jubaeda, Tedy Pardiyana menyambangi Satreskrim Polrestabes Bandung pada hari ke 14 pascaautopsi Lina, atau Kamis (23/1/2020). (Tribunjabar.id/Mega Nugraha)

Terkait hasil otopsi itu, Tedy Pardiyana, suami Lina Jubaedah akhirnya angkat bicara.

Tedy mengaku, menerima hasil otopsi tersebut meski diselimuti rasa sedih.

Menurut dia, hasil itu bisa memberikan sebuah hal yang terbaik untuk semuanya.

“Hasil otopsi sudah keluar, pendapat saya sedih (meski jenazah istri harus dipotong-potong demi keperluan otopsi) mudah-mudahan memang itu yang terbaik buat semua,” kata Tedy Pardiyana Kepada Kompas.com lewat pesan singkat, Selasa (4/2/2020).

"Mudah-mudahan semua puas,” sambungnya.

Meski demikian, Tedy menyayangkan ada pihak yang tak menerima meninggalnya Lina Jubaedah.

Terlebih jasad sang istri yang sudah di otopsi.

Suasana pemakaman Lina Zubaedah, mantan istri Sule, Sabtu (4/1/2020)
Suasana pemakaman Lina Zubaedah, mantan istri Sule, Sabtu (4/1/2020) (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

“Harusnya dari awal juga pada tahu. Rumah sakit enggak sembarangan ngeluarin surat kematian karena dianggap meninggal wajar, kalau enggak wajar ada lebam/KDRT, rumah sakit pasti lapor kepolisian,” tuturnya.

Dia juga mereasa melihat namanya yang seakan-akan pihak paling dirugikan dan merasa namanya tercemar dengan adanya kasus ini, Tedy menyebut tak ada yang perlu diperpanjang lagi.

Tedy tidak akan melapor balik.

Ia memaafkan semua pihak dan ingin fokus mengurus anaknya.

“Saya maafkan. Fokus ke dede bayi saja (anak Lina dan Tedy),” ujar Tedy.

Seperti diketahui, otopsi yang dilakukan kepolisian kepada jenazah Lina Jubaedah sebagai buntut laporan dari Rizky Febian.

Hingga pada 9 Januari 2020, makam Lina dibongkar dan jenazahnya diotopsi.

Seusai otopsi, jenazah Lina dipindahkan dan dimakamkan di Ujungberung. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Otopsi Lina Sudah Diumumkan, Tedy: Mudah-mudahan Semua Puas", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved