Lagi Musim Demam Berdarah, Begini Tips dan Cara Mengusir Nyamuk Aedes Aegypti

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit berbahaya yang mengintai negara-negara tropis, terutama saat musim hujan

Editor: Rina Eviana
AFP PHOTO/MARVIN RECINOS
Nyamuk Aedes aegypti yang membawa penyakit demam berdarah dengue. 

Lagi Musim Demam Berdarah, Begini Tips dan Cara Mengusir Nyamuk Aedes Aegypti 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyakit demam berdarah sepanjang 2020 ini banyak ditemukan di wilayah DIY.

Sebab, Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit berbahaya yang mengintai negara-negara tropis, terutama saat musim hujan.

Penyakit ini bisa menular lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue.

Nyamuk Aedes Aegypti.
Nyamuk Aedes Aegypti. (AFP PHOTO/MARVIN RECINOS)

Tanpa penanganan yang tepat dan cepat, DBD bisa menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian.

Namun, mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegytpti adalah langkah paling bagus untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut.

Hal itu pula yang diungkapkan oleh Dr Chua Ying Ying, Konsultan medis dari Departemen Penyakit Menular, Singapore General Hospital (SGH).

“Melakukan pencegahan di dalam dan di luar rumah Anda untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk sangat penting untuk mencegah demam berdarah,” ucap dia, dilansir dari Healthchange.sg.

Kenali Gejala Penyebab Demam Berdarah Dengue

Cara usir nyamuk demam berdarah

Melansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), berikut tips agar rumah terhidar dari nyamuk pembawa demam berdarah:

-Kuras dan buang genangan air di wadah penampungan air seperti ember, piring hewan peliharaan, bunga pot dan vas, ban dan kaleng.

-Setiap minggu, cuci wadah penampungan air dengan sikat atau spons untuk menghilangkan telur atau jentik-jentik nyamuk.

-Tutupi bagian atas wadah penampungan air serapat mungkin agar nyamuk dan telurnya tidak bisa masuk.

-Meletakan ikan hias air tawar di genangan air juga bisa mengurangi populasi nyamuk. Ikan kecil seperti ikan gupi atau cupang dan sejenisnya merupakan ikan hias air tawar yang memakan jentik-jentik nyamuk.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menegaskan bahwa cara terbaik untuk menghindari DBD adalah mencegah gigitan nyamuk dengan cara berikut:

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved