Breaking News:

Kota Yogyakarta

Liong Hingga Atraksi Reog Meriahkan Karnaval Pembukaan PBTY

Ketua Umum PBTY ke-15, Tri Kirana Muslidatun mengatakan pagelaran PBTY menunjukkan keberagaman Yogyakarta yang guyup-rukun dan harmonis.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Liong Tradisional dari Hoo Gap Hwee membuka Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke 15 di Titik Nol Kilometer, Minggu (02/02/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski sempat diguyur hujan deras, namun hal itu tak menyurutkan keinginan masyarakat Yogyakarta untuk menyaksikan karnaval pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-15.

Sejak sore masyarakat sudah memenuhi kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Masyarakat rela menunggu lama demi menyaksikan berbagai atraksi yang disuguhkan pada perayaan Tahun Baru Imlek 2571 ini.

Sebagai acara pembuka, masyarakat disuguhi penampilan mempesona Liong Tradisional dan Barongsai dari Hop Hap Hwee.

Kemenparekraf Dukung Gelaran PBTY, Semarakkan Pariwisata Indonesia

Seekor naga besar meliuk-liuk di Titik Nol Kilomete.

Dengan lincah belasan pemain menggerakkan naga tersebut.

Masyarakat pun dibuat takjub dengan penampilan Liong Hop Hap Hwee.

Penampilan Liong dan Barongsai atraksi satu-satunya, berbagai atraksi lain pun disuguhkan, seperti penampilan Wushu DIY, tarian Kungfu Yogya, hingga reog.

Ketua Umum PBTY ke-15, Tri Kirana Muslidatun mengatakan pagelaran PBTY menunjukkan keberagaman Yogyakarta yang guyup-rukun dan harmonis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved