Bisnis

Dukung KEK Piyungan-Sentolo, Pengamat Minta Pemda DIY Cermati Produk Lokal Unggulan

Rencana Pemda DIY untuk merealisasikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Piyungan-Sentolo mendapat dukungan dari Pengamat Sosial Ekonomi.

Dukung KEK Piyungan-Sentolo, Pengamat Minta Pemda DIY Cermati Produk Lokal Unggulan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk merealisasikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Piyungan-Sentolo mendapat dukungan dari Pengamat Sosial Ekonomi, Hempri Suyatna.

Ia mengatakan dengan adanya KEK dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

Namun demikian potensi ekonomi lokal harus menjadi prioritas.

Jangan sampai banyaknya investor dari luar, justru mematikan atau meminggirkan potensi lokal.

Pelaku Usaha Akan Rasakan Berbagai Kemudahan Jika KEK Ditetapkan

Dalam penerapan KEK, Pemda DIY perlu mencermati potensi unggulan dan disepakati oleh masyarakat sekitar.

Selain akan mendapat dukungan masyarakat, juga sekaligus meningkatkan perekonomian.

"Saya kira bagus ide Kawasan Ekonomi Khusus Piyungan Sentolo. Sebagai KEK, tentu Pemda DIY harus mencermati apa potensi unggulannya. Kalau potensi unggulan masyarakat yang diangkat pasti akan dapat dukungan. Investor luar boleh, tapi potensi lokal dulu yang harus diangkat," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (30/01/2020).

Selain mencermati produk unggulan, Pemda DIY juga perlu membuat kebijakan dalam konteks ekonomi khusus.

Tak hanya itu, fasilitas pendukung juga perlu diberikan.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Dalam hal meningkatkan potensi lokal, Pemda DIY bisa memberikan fasilitas berupa permodalan, transportasi, ketrampilan, hingga pasar.

"Fasilitas pendukung untuk itu (KEK Piyungan-Sentolo) juga harus dipersiapkan. Misalnya transportasi, bagaimana kemudian bisa mengkoneksikan antara dua kawasan tersebut," bebernya.

"Fasilitas modal juga perlu, supaya potensi lokal juga bisa bersaing. Tentu juga harus dibarengi dengan ketrampilan. Untuk menjadi KEK, tentu masyarakat juga harus siap. Kemudian perlu dipikirkan bagaimana pasarnya (sasaran)," sambungnya.

Ia pun berharap dengan penerapan KEK Piyungan-Sentolo dapat meningkatkan akselerasi di daerah tersebut, khususnya di sektor ekonomi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved