Bantul

Tiap Tahun, 15.000 Unit Kendaraan Bermotor di Bantul Tidak Membayar Pajak

pertumbuhan kendaraan bermotor cukup pesat di Bantul tidak dibarengi dengan peningkatan pendapatan pajak tahunan dari sektor kendaraan bermotor.

Tiap Tahun, 15.000 Unit Kendaraan Bermotor di Bantul Tidak Membayar Pajak
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Audiensi kunjungan komisi B DPRD DIY di Kantor KPPD wilayah Bantul, Jumat (31/1/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kabupaten Bantul memiliki pertumbuhan kendaraan bermotor cukup pesat.

Namun sayang, pertumbuhan tersebut nyatanya tidak dibarengi dengan peningkatan pendapatan pajak tahunan dari sektor kendaraan bermotor.

Sebabnya, karena banyak pemilik kendaraan tidak membayar kewajiban atau istilahnya menunggak pajak.

Bahkan jika dihitung, per tahun jumlahnya mencapai belasan miliar rupiah.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIY Wilayah Bantul, E Rully Marsianti menyampaikan, jumlah kendaraan roda dua di Kabupaten Bantul pada tahun 2018, jumlahnya ada 383.937 unit, sedangkan kendaraan roda empat atau mobil mencapai 65.673 unit.

Risiko Beli Mobil Murah Tanpa BPKB atau STNK : Dikejar DC, Curian Hingga Nunggak Pajak

Jumlah tersebut menurutnya terus mengalami peningkatan pada tahun 2019, di mana untuk roda dua tercatat menjadi 404.885 unit dan roda empat 71.060 unit.

Jumlah kendaraan bermotor di Bantul terus mengalami pertumbuhan.

"Pertumbuhannya dikisaran angka 6-7 persen pertahun," kata dia, saat menerima kunjungan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY di Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIY wilayah Bantul, Jumat (31/1/2020).

Pertumbuhan kendaraan di Bumi Projotamansari memang cukup tinggi.

Namun, belum dibarengi dengan kesadaran warganya untuk membayar pajak, dimana tunggakan pajak untuk kendaraan bermotor saat ini masih cukup tinggi.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved