Breaking News:

Polisi Siap-siap Panggil Paksa Nikita Mirzani Jika Kembali Tak Penuhi Panggilan

Kuasa hukum Nikita Mirzani,Fahmi Bachmid mengaku tidak mengetahui kabar penjemputan paksa pihak kepolisian terhadap Nikita tentang kasus Dipo Latief.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Ikrob Didik Irawan
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Nikita Mirzani Akan Dijemput Paksa Pihak Kepolisian, Jika Tak Penuhi Panggilan Kepolisian 

TRIBUNJOGJA.COM - Nikita Mirzani menjadi tersangka setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap Dipo Latief mantan suaminya.

Pada Sabtu (13/7/2019), Nikita menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait statusnya sebagai tersangka.

Tahun 2018 lalu, Dipo Latief melaporkan Nikita Mirzani ke ke Polres Jakarta Selatan.

Dipo melaporkan Nikita untuk dua tuduhan yaitu dugaan penganiayaan dan penggelapan barang.

Mengutip dari Grid.id, berkas kasus tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaaan pada 23 Januari 2020.

Tetapi Nikita tidak bisa menghadiri pemanggilan yang berkasnya sudah diserahkan pada kejaksaan.

Alasan Nikita tidak hadir di pemanggilan karena dirinya sedang sakit waktu itu.

Nikita Mirzani tidak hadir dua kali pemanggilan kasus Dipo Latief mantan suaminya
Nikita Mirzani tidak hadir dua kali pemanggilan kasus Dipo Latief mantan suaminya (Kompas.com/Revi C Rantung)

Pihak Nikita memberikan surat izin sakit dari 23 Januari sampai 30 Januari 2020.

Setelah Nikita ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan, berkas kasus dinyatakan lengkap atau P21 sejak Desember 2019.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnomo,memberitahukan  Nikita Mirzani kembali dipanggil setelah surat keterangan sakit dan kondisi kesehatannya membaik.

"Setelah keterangan dokter itu selesai setelah tanggal 30," ungkap Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnomo, saat Rabu (29/1/2020).

Kasus Nikita dan bukti tersebut akan dilimpahkan ke kejaksaan.

 "Ya betul, akan kita bawa nanti akan diserahkan ke kejaksaan," ungkap Bastoni Purnomo. 

Nikita Mirzani beberapa kali tidak hadir saat dipanggil pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan menjemput paksa jika Nikita tidak hadir di pemanggilan ketiga.

"Kalau sudah kita panggil 2 kali tidak hadir, yang ke-3 ini kita bawa ya," ungkap Bastoni Purnomo. 

Jika Nikita Mirzani kembali tidak hadir tanpa alasan yang jelas, Bustani Purnomo membenarkan Nikita Mirzani akan dijemput paksa. 

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Sementara itu kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid mengaku tidak mengetahui tentang kabar penjemputan paksa pihak kepolisian terhadap kliennya.

Fachmi awalnya mengetahui kabar penjemputan paksa Nikita dari awak media. Hingga kini mereka masih menunggu kabar dari pihak kepolisian.                                       

"Saya baru dari luar kota, saya belum tahu," ucap Fahmi Bachmid mengutip dari Kompas.com, Rabu (29/1/2020) malam.

 Fahmi mengaku baru mendengar rencana penjemputan paksa tersebut dari awak media. Fahmi pun tengah menanti informasi ini dari pihak kepolisian.

 "Saya juga baru tahu ini, saya pelajari kalau sudah ada informasinya," ucap Fahmi.

"Jadi kita tunggu saja. Kan masih ranah penyidik, kita hanya menunggu saja. Menunggu (tersangka dan barang bukti perkara) dikirim ke kejaksaan," ucap Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andhi Ardhana.

(*)

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved