Yogyakarta

KONI DIY Lepas Pelari Junior Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha Menuju Pelatnas

Ia dilepas untuk persiapan membela Indonesia pada ajang Asia Youth Athletics Championship 2020 yang akan digelar pada 1-6 April 2020 di Jakarta.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha (empat kiri) foto bersama Ketua KONI DIY Djoko Pekik Irianto (lima kanan) disela-sela pelapasan ke Pelatnas, Jumat (31/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melepas atlet atletik Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha menuju Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), Jumat (31/1/2020).

Atlet atletik kelahiran Sleman, 11 Oktober 2006 yang biasa tampil di nomor lari jarak jauh itu dilepas KONI DIY untuk persiapan membela Indonesia pada ajang Asia Youth Athletics Championship 2020 yang akan digelar pada 1-6 April 2020 di Jakarta.

Dari 30 atlet yang dipanggil oleh PB PASI, Pasha menjadi atlet termuda dan satu-satunya atlet asal DIY.

Pasha dipersiapkan untuk turun di dua nomor sekaligus yakni, nomor 1500 meter dan 3000 meter.

KONI DIY Prioritaskan Puslatda Atlet PON 2020

Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto berharap Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha mampu mengikuti pelatnas sebaik mungkin dan berhasil mengembangkan bakat dan berprestasi di level nasional maupun internasional.

"Mutiara Pasha adalah mutiaranya Sleman dan DIY, sekarang Pasha akan menjadi mutiaranya Indonesia. Tetap semangat dan jangan cepat puas. Ini harapan kita bersama bukan hanya Sleman atau DIY tapi juga Indonesia," ujar Djoko disela-sela pelepasan di Kantor KONI DIY.

Diharapkan Djoko, selama mengikuti pelatnas Pasha diminta untuk bisa mengatur nutrisi yang masuk kedalam badan agar tetap bugar selama menjalani pelatnas yang cukup panjang.

"Ketika pelatnas intensitas latihan akan meningkat saya harap Pasha bisa menjaga asupan nutrisi agar bisa mempertajam catatan waktu yang dimiliki saat ini," kata dia.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Sementara itu, orang tua Pasha, Destrijana Pramono mengaku ikhlas melepas anaknya untuk mengikuti pelatnas atletik di Jakarta.

"Awalnya saya nggak ikhlas karena dia masih kecil. Tapi demi prestasi dan perkembangan karirnya yang lebih baik saya ikhlaskan semoga dia mampu lebih baik lagi," katanya.

Nama Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha masuk radar PB PASI pertama kali saat siswi kelas 7B SMPN 1 Seyegan, Sleman itu berhasil menyabet dua medali emas pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Popnas 2019).

Kala itu, Pasha berhasil merengkuh, 2 emas dari nomor lari jarak jauh yakni 1500 meter dan 5000 meter. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved