Yogyakarta

Pembagunan Tol Juga Akan Pengaruhi Instalasi Milik Instansi Lain

Proses pembangunan Tol Yogyakarta-Solo tak hanya berbicara tentang pembiayaan pembebasan lahan.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
kppip.go.id
ILUSTRASI Jalan Tol 

TRIBUNJOGJA.COM - Proses pembangunan Tol Yogyakarta-Solo tak hanya berbicara tentang pembiayaan pembebasan lahan.

Namun instansi negara lain yang terdampak juga menjadi tanggungjawab dalam pembangunan ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Yogya-Solo, Wijayanto, memaparkan ke depan pihaknya akan berkoordinasi dengan PDAM, Telkom, Pertamina dan instansi lainnya.

Koordinasi ini terkait pengecekan jaringan yang terdampak dari pembangunan tol, terutama jaringan yang terpendam.

Jalan Tol Yogyakarta-Solo Akan Memakan 2.906 Bidang

"Petanya bersinggungan dengan peta kita tidak? Kalau (terpendam) di dalam berapa meter akan kelihatan. Harus dipindah. Kita yang memindah ya kita yang membiayai," ujarnya.

Koordinasi ini dilakukan setelah konsultasi publik dengan masyarakat selesai.

Setelah ada pematokan dan penetapan lokasi (penlok), maka akan ketahuan instalasi apa yang terdampak.

"Kalau jalur sudah disetujui masyarakat, sudah melakukan pemasangan patok, persiapan penlok. Maka baru kita koordinasikan dengan instansi terkait," ungkapnya.

Termasuk dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) yang membidangi Selokan Mataram.

Ia mengatakan ada jalur tol yang bersinggungan dengan Selokan Mataram.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Konstruksinya nanti, tol akan dibuat elevated, di atas selokan Mataram.

"Selokan mataram akan tetap akan hidup," ujarnya.

Tidak hanya memiliki manfaat bagi masyarakat DIY, keberadaan selokan Mataram juga memiliki nilai sejarah tersendiri.

Maka dari itu Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno menjelaskan nantinya selokan mataram akan dijadikan ikon tersendiri bagi tol yang ada di DIY.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved