Breaking News:

Sleman

Pemkab Sleman Akan Tawarkan PKL Jalan Colombo Direlokasi ke Shelter

Tawaran ini berlaku bagi pedagang yang berjualan di tepi jalan dan pedagang yang memakai mobil untuk tempat berjualan.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kondisi jalan sebelum simpang lima UNY 

TRIBUNJOGJA.COM - Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait wacana penertiban PKL Jalan Colombo Sleman setelah uji coba alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di simpang lima UNY.

Belum ada pembahasan lebih lanjut dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dishub, Disperindag, dan Satpol PP Sleman.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Johan Alwanudin saa diwawancari Senin (27/1/2020) mengatakan bahwa penertiban pedagang merupakan wewenang dari Satpol PP.

Sedangkan Disperindag bertugas untuk memberikan pembinaan kepada pedagang.

PKL Jalan Colombo Ingin Tetap Berjualan

"Tapi memang, sesuai aturan, pedagang yang berjualan di tepi jalan, yang menggangu fasilitas umum dan tidak masuk kriteria izin SK Bupati, maka Pemkab berwenang menertibkan," ungkapnya.

Namun demikian, terkait PKL Jalan Colombo, jika nanti benar-benar ditertibkan, pihaknya akan terlebih dulu menawari pedagang untuk relokasi.

Ia mengatakan bahwa saat ini Pemkab Sleman memiliki dua shelter PKL yakni di Pangukan, dan Bangkrung di Desa Tridadi, Kecamatan Sleman.

"Kita baru punya dua shelter itu. Total kapasitasnya 40-50 pedagang, dan sejauh ini terisi sekitar 30-40 PKL yang semuanya memiliki izin resmi," terangnya.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Tawaran ini juga berlaku bagi pedagang yang memakai mobil untuk tempat berjualan.

Namun dengan syarat, di lokasi baru tidak lagi menggunakan mobil.

"Selama ini yang ditata adalah PKL yang (keberadaannya) sudah diatur di perda dan perbup. Kami belum bisa menjangkau PKL di semua wilayah kecamatan kecuali lingkup pasar," katanya.

Lebih lanjut, Disperindag Kabupaten Sleman kini tengah memperbaharui data PKL di tiap kecamatan.

Sebelumnya pernah ada usulan untuk menyerahkan kewenangan penataan PKL kepada kecamatan.

Konsepnya bisa melalui kerjasama dengan pemerintah desa, kemudian pembinaan dilakukan oleh dinas. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved