Otomotif

Suzuki A 100 Pelopor Motor Laki Laki

Beberapa motor klasik kembali populer saat ini. Satu di antaranya motor Suzuki A 100.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Bramasto Adhy
Suzuki A 100 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa motor klasik kembali populer saat ini. Satu di antaranya motor Suzuki A 100.

Rata rata yang membuat popularitas motor klasik naik lantaran semakin langka dan dianggap memiliki kelebihan dibandingkan motor lainnya yang serupa. Termasuk Suzuki A 100 ini.

Solet adalah satu di antara pemilik motor yang dibekali mesin 100 CC pabrikan dari Suzuki ini di Yogyakarta.

Pria yang gemar mengoleksi motor klasik dua tak ini baru saja meminang motor tersebut. Bagi Solet, motor Suzuki A 100 yang ia dapatkan dari sesama pecinta motor klasik ini sangat istimewa.

Kondisi motor ini 95 persen masih orisinil semua bagiannya. Mulai dari lampu, stang, tangki, knalpot hingga spion masih orisinil bawaan pabrik.

Rencananya Solet bakal merestorasi motor ini untuk melengkapi bagian bagian yang belum sempurna.

Meskipun diakui Solet, untuk mendapatkan sparepart motor seri ini dalam kondisi new old stock (nos) sangat susah dan harus merogoh kocek dalam-dalam, tapi Solet tetap mengusahakan membeli sparepart orisinil sesuai kebutuhan.

Tips Merawat Bagasi Jok Motor yang Memiliki Soket Charger

Salah satu yang ia buru adalah bagian karet yang menjadi aksesori tangki dan emblem lambang Suzuki. Solet pernah mendapatkan informasi bahwa sepasang karet pada bodi tangki bahan bakar dan emblem logo Suzuki dibanderol Rp 2 juta.

"Biasanya sparepart new old stock di dapat dari luar negeri. Harganya memang sudah tinggi. Sparepart bekas saja juga tinggi harganya karena memang termasuk susah didapatkan. Misalnya spion atau knalpot," ungkap Solet.

Motor Suzuki A 100 ini menjadi salah satu motor idaman Solet.

Dua alasan yang membuatnya ingin merawat motor yang termasuk perintis awal motor laki laki di tanah air ini. Pertama, desain motor yang retro yang menonjolkan gaya maskulin.

Kedua, motor ini tangguh di medan naik turun meski hanya dibekali mesin berkapasitas 100 CC. Sebelumnya Solet pernah mengendarai motor seri yang sama melewati rute jalan naik turun di daerah pegunungan.

"Motor ini meski usianya udah uzur tapi masih bisa digeber hingga kecepatan 100 kilometer per jam dengan catatan kondisi mesin bagus," ungkap Solet.

Solet menjelaskan, motor Suzuki A 100 ini memiliki beberapa keunikan yang membuat popularitasnya meningkat. Selain memiliki desain yang futuristik, motor ini mudah perawatannya.

Fitur fitur yang disematkan pada motor ini bila dibandingkan dengan fitur motor saat ini memang sangat jauh berbeda.

Namun justru fitur yang jadul dan sederhana ini menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka penggemarnya.

Misalnya, di bagian speedometer, hanya ada penunjuk angka kecepatan saat melaju dari 0 hingga 120 kilometer per jam.

Selain itu hanya ada dua indikator berupa lampu hijau dan kuning masing masing menunjukkan transmisi dalam posisi netral dan lampu motor dalam keadaan menyala.

Nyaman Saat Dikendarai

Motor yang produksinya dihentikan di tahun 1980 ini memang menjadi salah satu kendaraan bersejarah di Indonesia.

Oleh para penggemarnya seperti Solet, motor ini menjadi motor impian. Motor dua tak ini memberikan sensasi tersendiri ketika mengendarainya.

Setelah mencoba sendiri melaju dengan motor ini, redaksi Gaspol berpendapat, riding positition motor Suzuki A 100 ini memang sangat pas diperuntukkan bagi mereka yang berpostur asia.

Meski teknologinya masih jadul, namun Suzuki A 100 memberikan kenyamanan berkendara yang baik.

Hal ini didukung dengan disematkannya sepasang shock depan dengan tipe teleskopik. Sementara shock bagian belakang juga menggunakan dua shock yang sudah dipasangi penutup sehingga terlihat rapi.

Di bagian tenaga, motor dua tak ini menggunankan bahan bakar dan oli samping dengan dibekali rotary valve yakni buka tutup saluran gas baru diatur oleh sebuah katup berputar.

Katup rotary digerakkan oleh poros engkol dengan sistem pompa oli otomatis yang disebut dengan CCI.

Secara keseluruhan desain motor dengan empat transmisi kecepatan ini memang unik.

Penggunaan logam atau plat besi pada beberapa bagian yang sangat menonjol menjadi nilai lebih karena mustahil ditemukan pada motor produksi saat ini.

Contohnya saja pada spakbor depan dan belakang yang menggunakan plat besi yang nampak selaras dengan penggunaan velg logam berjeruji.

Spesifikasi Suzuki A100
Tipe : A100
Mesin: 2 tak 98cc silinder tunggal
Bore x Stroke : 50 x 50 mm
Sistem Bahan Bakar : Karburator
Transmisi : Manual 4 Speed
Wheelbase: 1.160 mm
Panjang : 1.820 mm
Lebar : 680 mm
Tinggi : 960 mm

(Tribunjogja/Yudha Kristiawan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved