Breaking News:

Travel

Menikmati Eloknya Desa Adat Penglipuran Desa Terbersih di Dunia

Bila diminta memilih 10 tempat di dunia yang paling ingin dikunjungi, Desa Adat Penglipuran menjadi salah satunya.

Tribun Jogja/Yudha Kristiawan
Suasana desa adat Penglipuran di Kubu, Bangli Bali. Desa wisata ini dinobatkan sebagai desa wisata terbersih di dunia. 

Beberapa payung berwarna merah dan kuning juga terlihat terpasang di beberapa rumah dengan tiang dibalut kain bermotif kotak kotak hitam putih khas Bali.

Siang itu pengunjung nampak ramai namun tak terlalu padat sehingga cukup leluasa untuk mengambil gambar sudut sudut yang menarik dan eksotis di sini.

Setelah menyaksikan langsung di depan mata, tak heran bila desa ini dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia.

Bagaimana tidak, seluas mata memandang, tak ada sampah berceceran sedikitpun.

Sekilas tata letak desa ini bisa digambarkan mirip perumahan kekinian yang jarak antar rumah berdekatan dan saling berhadapan antara lajur kiri dan kanan dengan sebuah jalan di tengah sebagai pemisah.

Di desa wisata ini pengunjung bisa menikmati keindahan dan kebersihan tata ruang desa yang elok. Selain itu, setiap rumah yang dihuni masing masing keluarga sekaligus difungsikan sebagai lapak dengan beragam usaha.

Salah satunya di rumah I Nengah Lancar. Ia menjajakan kuliner khas dan berbagai cindera mata yang bisa dinikmati dan dibeli oleh pengunjung.

Menurut I Nengah, konsep desa wisata ini membuat warga penghuninya menjadi mandiri.

"Sehari hari kami melakukan aktivitas seperti biasa. Kami menjalankan adat istiadat yang sudah kami warisi dari nenek moyang. Setiap warga di sini memiliki usaha sendiri di rumah masing masing. Usaha ini untuk juga sebagai pendukung kebutuhan pengunjung di desa wisata yang membutuhkan kuliner dan oleh-oleh," kata I Nengah.

Menelusuri sudut sudut desa ini memang mengasikkan. Kita bisa berinteraksi dengan warga sekaligus bisa berbelanja oleh oleh atau sekedar mencicipi kuliner khas Bali.

Halaman
1234
Penulis: Yudha Kristiawan
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved