Insipiring Beauty

Konsisten Tekuni Profesi Sebagai Seorang Bankir

Tak mudah konsisten menekuni sebuah bidang hingga belasan tahun lamanya. Tapi Lisa Sulistyaning Kencanasari melakukannya.

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Bramasto Adhy
Lisa Sulistyaning Kencanasari 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tak mudah konsisten menekuni sebuah bidang hingga belasan tahun lamanya. Tapi Lisa Sulistyaning Kencanasari melakukannya.

Perempuan yang akrab disapa Icha ini sudah 12 tahun meniti karir di dunia perbankan di bagian sales.

Perjalanan karir Icha dimulai sejak ia merampungkan kuliahnya d Jurusan Filsafat UGM di tahun 2008.

Menyandang label fresh graduate membuat Icha bersemangat untuk belajar di dunia kerja yang beda jalur dengan latar belakang pendidikannya.

Prestasi puncak yang diraih Icha berkat konsistensinya selama ini adalah dua tahun berturut-turut menjadi finalis tingkat nasional salah satu bankir terbaik di bank besar milik swasta tempatnya ia bekerja.

Penghargaan ini tentu tak diraih mudah.

Icha menganggap, prestasi ini sebagai bukti atas apa yang ia namakan konsistensi.

Kepercayaan yang diberikan nasabah adalah kunci utama yang terus menerus ia jaga sehingga bisa mencapai seluruh target yang diberikan oleh perusahaan.

"Aku anggap ini seperti menuai apa yang sudah aku anggap selama 12 tahun ini. Proses selama itu bisa bikin nangis, terharu campur aduk pokoknya," ungkap Icha.

Selain konsistensi, usaha tak pantang menyerah yang selalu ia lakukan dan percaya bahwa selalu ada kesempatan baik terbuka hari esok mengantarkan Icha selalu bersemangat menyambut hari demi hari.

Ada yang hal yang sudah dibuktikan Icha tentang usaha pantang menyerahnya ini.

Ia dengan sabar pernah menantikan calon nasabahnya berinvestasi selama satu tahun lamanya.

Selama itu pula Icha tak mau berhenti meyakinkan calon nasabah tersebut hingga akhirnya mempercayakan sejumlah investasi yang nilainya tak sedikit.

"Mungkin kalau aku menyerah di pertemuan bulan ke 10 aku tak pernah mendapatkan amanah investasi yang nilainya bahkan di luar dugaan ku, bisa menutup targetku setahun penuh," ungkap Icha.

Icha mengibaratkan untuk mencapai kesuksesan seperti naik anak tangga.

Ketika sudah sampai tangga ke 98 dua tangga lagi padahal kita sampai ke puncaknya dan bisa menikmati keindahan menjadi pemenang tapi kita memilih berhenti meskipun tak ada jaminan di tangga ke 100 kesuksesan itu tercapai.

Tak hanya buah manis yang kini dinikmati Icha kala menghadapi calon nasabah nasabahnya.

Ia pun pernah beberapa kali harus menitikkan air mata karena merasa gagal tak bisa mencapai target yang dipercayakan kepadanya.

Namun, Icha selalu teringat bahwa selalu ada kesempatan baik di hari esok.

Komunitas Berbagi Beras Bagikan 4,44 Ton Beras Kepada Dhuafa dan Lansia

Bahkan Icha sempat berada di titik jenuh sehingga ia memilih rehat dari dunia perbankan selama satu tahun penuh.

Selama rehat tersebut ia mulai merintis bisnis kuliner. Meskipun bisnis kulinernya terbilang ramai pelanggan, namun ia merasa ada yang kurang.

"Mungkin karena terbiasa bertemu banyak orang dan dinamis sana sini, aku jadi ngga betah. Bisnis kuliner masih berjalan aku akhirnya memutuskan balik lagi ke dunia perbankan hingga saat ini," ungkap Icha.

 Ingin Kuliah Lagi

Cita cita perempuan kelahiran Madiun, 12 Januari 1985 ini awalnya adalah menjadi seorang dosen.

Setelah menyelesaikan studi S1 nya kala itu ia sebenarnya ingin langsung melanjutkan kuliah magister. Namun rencana itu urung ia jalankan.

Keinginan untuk segera mandiri bisa hidup dengan penghasilan sendiri rupanya lebih kuat. Hingga ia memutuskan terjun di dunia kerja.

Meski saat ini sudah dikatakan mapan secara karir, Icha tetap ingin mewujudkan cita citanya meneruskan kuliah magister.

"Belajar tak mengenal usia. Aku masih berharap ada kesempatan dan niat ini bisa mendapatkan dukungan dari diri sendiri dan keluarga tentunya. Pengin kuliah lagi untuk menambah ilmu," ungkap Icha.

Di sela kesibukannya, menyanyi adalah hobi yang masih digandrungi pemilik rambut pendek seleher ini. Menyanyi memang hobi yang ia sukai sejak SMP. Bahkan saat kuliah ia pernah tampil secara reguler bersama band nya kala itu dari kafe ke kafe.

"Menyanyi salah satu me time ku. Selain itu me time ku nonton drakor alias drama Korea menjelang tidur malam. Itu saja aku sudah bahagia," kelakar Icha.

* Biografi :
Nama : Lisa Sulistyaning Kencanasari
Tempat tanggal lahir : Madiun, 12 Januari 1985
Profesi : Bankir / Enterpreneur
Pendidikan terakhir : Sarjana Filsafat
Hobi : menyanyi

(Tribunjogja/Yudha Kristiawan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved