Pendidikan

Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM Inisiasi Gerakan Penanggulangan Resistensi Antibiotik

Resistensi terhadap antibiotik telah menjadi permasalahan kesehatan dunia dan kasusnya terus meningkat setiap tahunnya.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UGM Inisiasi Gerakan Penanggulangan Resistensi Antibiotik
IST
tiga mahasiswa Fakultas Farmasi UGM yakni Luh Rai Maduretno Asvinigita, Ris Heskiel Najogi Sitinjak dan Shinta Diva Ekananda untuk menginisiasi gerakan Student National Action on Antimicrobial Resistance (SNARE) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Resistensi terhadap antibiotik telah menjadi permasalahan kesehatan dunia dan kasusnya terus meningkat setiap tahunnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi terdapat 10 juta kematian akibat resistensi antibiotik pada tahun 2050.

Kondisi tersebut menggerakkan tiga mahasiswa Fakultas Farmasi UGM yakni Luh Rai Maduretno Asvinigita, Ris Heskiel Najogi Sitinjak dan Shinta Diva Ekananda untuk menginisiasi gerakan Student National Action on Antimicrobial Resistance (SNARE). 

Ketua tim SNARE, Luh Rai menjelaskan gerakan SNARE ini berupaya memperkenalkan skema inovatif dalam menyelesaikan masalah akses dan kesetaraan terkait literasi kesehatan dan edukasi resistensi antibiotik di Indonesia.

Daftar 12 Negara yang Terserang Virus Corona

Program ini berfokus pada utilisasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terdapat di banyak perguruan tinggi di Indonesia, tidak terkecuali Universitas Gadjah Mada.

“Saat ini banyak perguruan tinggi di Indonesia memiliki program KKN yang akan menerjunkan mahasiswa ke daerah pinggiran dan terpencil untuk mengedukasi masyarakat setempat. Kita berharap bahwa SNARE dapat menjadi jembatan antara pemerintah yang merancang strategi penanganan resistensi antibiotik dengan mahasiswa sebagai eksekutor strategi tersebut,” ujarnya, Sabtu (25/1/2020).

Sebagai bentuk implementasi lebih lanjut, tim SNARE berencana untuk melakukan pilot project bersama beberapa tim KKN-PPM UGM di bulan Juli-Agustus 2020. 

Pilot project ini diharapkan dapat terlaksana di lima daerah KKN yang tersebar merata di seluruh Indonesia.

Nantinya, hasil yang diperoleh akan dijadikan sebagai dasar evaluasi bagi keberlanjutan gerakan ini.

Aturan Penggunaan Antibiotik dan Alasan Kenapa Harus Dihabiskan Sesuai Anjuran Dokter

“Gerakan SNARE akan memanfaatkan instrumen edukasi yang variatif disesuaikan dengan target edukasi,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved