Sains

Ini Kaitan Stres dengan Munculnya Uban menurut Sains

Dalam percobaan lain, peneliti menyebut kalau munculnya uban bisa dicegah dengan memberikan tikus anti-hipertensi untuk mengobati tekanan darah tinggi

Ini Kaitan Stres dengan Munculnya Uban menurut Sains
Shutterstock
Ilustrasi rambut beruban 

Tikus dengan stem cell yang telah rusak karena stres kemudian bulunya berubah menjadi putih dalam beberapa minggu.

Namun sayangnya rambut yang telah memutih tersebut tidak bisa kembali seperti sedia kala.

Sebab semua sel punca yang bertugas untuk meregenerasi pigmen menghilang.

Mulai dari Melancarkan Pencernaan hingga Meredakan Stres, Berikut 7 Manfaat Air Hangat

Dalam percobaan lain, peneliti menyebut kalau munculnya uban bisa dicegah dengan memberikan tikus anti-hipertensi untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Peneliti juga mengungkap kalau menekan protein Cyclin-Dependent Kinase (CDK) dapat mencegah perubahan warna bulu.

Temuan tersebut selain memberikan gambaran bagaimana stres dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh juga sekaligus membuka peluang untuk menunda timbulnya uban dengan beberapa intervensi.

Meski begitu, studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Nature ini masih merupakan penelitian awal dan perlu studi lanjutan lagi bila di kemudian hari diterapkan pada manusia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Stres Picu Munculnya Uban? Sains Jelaskan"
Penulis : Kontributor Sains, Monika Novena
Editor : Sri Anindiati Nursastri

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved