Kota Yogyakarta

PKL Minta Pemkot Siapkan Infrastruktur Pendukung

Sejumlah pedagang kaki lima yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) DPD Yogyakarta, meminta Pemkot Yogya untuk mempersiapka

PKL Minta Pemkot Siapkan Infrastruktur Pendukung
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah pedagang kaki lima yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) DPD Yogyakarta, meminta Pemkot Yogya untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung dengan lengkap sebelum melakukan relokasi.

Wawan Suhendra, Ketua DPD APKLI Kota Yogyakarta mengatakan, pihaknya tidak terkejut dengan wacana penataan tersebut. Dengan digenjotnya pembangunan fisik di Kota Yogyakarta, sedikit banyak dikatakan dia pasti akan berdampak pula pada keberadaan PKL.

Wawan menyebut, pihaknya tentu mendukung wacana tersebut dengan ketentuan bahwa sebelum relokasi Pemkot melakukan kajian dengan matang sehingga tempat yang dipilih bisa memberikan rasa nyaman dan juga menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Siagakan 200 Personil, Satpol PP Siap Jaga Malioboro dari PKL Nakal

"Kalau relokasinya di tempat ramai dan juga ada masyarakat umum kami tidak masalah. Ini kan juga sebagai bentuk pemberdayaan pada masyarakat juga," imbuhnya Kamis (23/1/2020).

Jangan sampai, lanjut dia, akibat kajian yang kurang komprehensif PKL yang direlokasi malah buntung dan berdampak pada pendapatan para pedagang.

Ia mencontohkan para PKL yang sebelumnya berada di kawasan jalan Jenderal Sudirman.

"Karena bagaimana pun itu merupakan wadah mereka mencari nafkah. Kalau pengunjung sepi dan pendapatan menurun tentunya PKL kecewa," imbuhnya.

Pasar Tradisional Bakal Dioptimalkan Jadi Pujasera

Untuk diketahui, Wawan mengatakan saat ini terdapat sekira 10 ribuan PKL yang tersebar di Kota Yogyakarta.

Jumlah itu dipastikan dia tidak akan bertambah karena kebijakan moratorium PKL yang telah diberlakukan Pemkot.

Selain relokasi yang tepat dia juga meminta Pemkot untuk memperhatikan akses. Jika tempat yang disediakan sudah jelas namun tidak diiringi dengan akses yang mumpuni hal itu dianggap Wawan juga akan berdampak pada PKL. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved