Gunungkidul

Kandang Ayam di Gunungkidul Roboh, Seorang Penjaga Meninggal Dunia

Diduga karena tiang penyangga lapuk, kandang ayam di Dusun Ngunung, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari roboh pada Kamis (23/1/2020).

Kandang Ayam di Gunungkidul Roboh, Seorang Penjaga Meninggal Dunia
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Kondisi kandang ayam yang roboh hingga rata dengan tanah, Kamis (23/1/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Diduga karena tiang penyangga lapuk, kandang ayam di Dusun Ngunung, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari roboh pada Kamis (23/1/2020).

Kejadian ini menewaskan satu anak kandang atau penjaga kandang bermana Sugiran (42). 

Petugas Penyuluh Lapangan PT Tulus Kencana Sumber Sejahtera, Arif Hudarmanto menuturkan, warga sempat mendengar suara gemuruh tetapi tidak terlalu keras dan tidak diperhatikan oleh warga sekitar.

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 04.00 tetapi warga baru mengetahui pada pukul 08.00.

Isu Antraks, Penjualan Daging Sapi dan Kambing di Pasar Argosari Gunungkidul Turun Drastis

"Pada jam 08.00 ada suara meminta tolong barulah warga sekitar membantu. Saat kejadian berlangsung ternyata suami istri Sumiran dan Tarmiyati di lokasi kejadian," ujarnya.

Ia mengungkapkan kedua korban telah dievakuasi.

Namun nahas bagi Sugiran ia meninggal dunia di tempat, sedangkan istrinyaTarmiyati mengalami luka di bagian tulang belakang.

"Curah hujan cukup tinggi pada malam hari, dan kondisi kandang sudah ada yang lapuk di beberapa titik," katanya.

Mengetahui karena ada beberapa titik yang mengalami pelapukan pihaknya mengurangi jumlah ayam yang dipelihara di kandang yang roboh tersebut.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

"Kandang yang roboh ini memiliki kapasitas 7 ribu ekor melihat kondisi kandang kami isi 5.500 ekor," ujarnya.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan, pihaknya sudah melihat lokasi kandang yang ambruk di Desa Dengok.

"Untuk korban meninggal sudah dievakuasi dan untuk korban luka sudah dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan, sekarang tinggal evakuasi kandang saja," katanya.

“Kita tunggu petugas lainnya. Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran sehingga peristiwa yang sama tidak terulang lagi,” pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved