Bisnis

Grab Indonesia Kenalkan Fitur Keselamatan di Yogyakarta

Grab Indonesia berencana menggelar Safety Roadshow di Yogyakarta yang sekaligus bertujuan mengenalkan fitur terbaru yang bisa dimanfaatkan pengguna Gr

Grab Indonesia Kenalkan Fitur Keselamatan di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Jajaran Grab Indonesia saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja didampingi Redaksi dan Iklan Tribun Jogja, Kamis (23/1/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Grab Indonesia berencana menggelar Safety Roadshow di Yogyakarta yang sekaligus bertujuan mengenalkan fitur terbaru yang bisa dimanfaatkan pengguna Grab di aplikasi.

Public Relations Manager Indonesia, Andre Sebastian mengatakan bahwa bila selama ini pengguna Grab antusias dalam memburu promo, kali ini Andre juga ingin agar fitur keselamatan tersebut dikenal oleh para pengguna, bahkan mitra.

"Sebenarnya kami sudah mulai di beberapa kota besar misalkan Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan kemudian selanjutnya Yogya serta Bali menyusul," ujarnya saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja, Kamis (23/1/2020).

Kolaborasi Tamasia dan Grab, Pengguna Bisa Membeli Emas Digital Seharga Rp 10 Ribu

Andre menjelaskan bahwa fitur tersebut penting untuk diketahui pengguna lantaran digunakan sebagai langkah pencegahan bahkan pelaporan adanya tindakan kurang menyenangkan maupun pelecehan yang dialami pengguna GrabBike dan GrabCar, bahkan mitra Grab itu sendiri.

"Jadi kami ada fitur safety center ada di tombol paling atas yang muncul setelah perjalanan dimulai," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa ada tiga pilihan yang bisa digunakan pengguna Grab.

Pertama adalah bila terancam bisa memilih tombol darurat yang menghubungkan pengguna dengan Satgas Grab.

Petugas akan melakukan panggilan balik untuk mengonfirmasi benar tidaknya laporan.

Tanggapan Grab Setelah Digugat Rp1,12 Miliar oleh Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto

"Lalu ada juga pilihan mengirimkan info melalui SMS ke tiga kontak darurat yang sudah disave di awal. Misal ada nomor telepon adik, pacar, dan orang tua. Bisa juga mengirimkan Share My Ride melalui WhatsApp dan sebagainya yang tidak hanya menunjukkin posisi tapi tracking perjalanan," ucapnya.

Public Affairs Communications and Social Impact Manager Indonesia, Shally Pistine mengatkan bahwa Grab memiliki komitmen terkait layanan yang aman bagi penggunanya, terutama pengguna rentan dalam hal ini perempuan dan lansia.

"Bila mengalami tindakan yang tidak menyenangkan, bisa melapor hingga 2x24 jam setelah trip kepada kami. Kami akan lakukan proses dengan prosedur yang sama, baik kepada pengguna maupun mitra yang menjadi korban. Bila terbukti mitra yang bersalah, akan kami blacklist, sementara bila pengguna akan kami tandai dan yang bersangkutan untuk mengaktifkan akunnya harus selfie tiga dimensi," ucapnya.

City Manager Yogyakarta, Hervy Deviyanto mengatakan bahwa di Yogyakarta cukup banyak mitra GrabBike maupun GrabCar perempuan, bahkan di antaranya adalah mahasiswa.

"Kalau di Yogya, laporan-laporan semacam itu minim sekali," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved