Sleman

Banyak Beralih Profesi, Jumlah Peternak dan Populasi Sapi Perah di Sleman Menurun

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman mencatat ada penurunan jumlah populasi sapi perah di wilayahnya.

Banyak Beralih Profesi, Jumlah Peternak dan Populasi Sapi Perah di Sleman Menurun
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman mencatat ada penurunan jumlah populasi sapi perah di wilayahnya.

Selain itu, jumlah peternak pun disebut ikut berkurang.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Harjanto mengatakan, ada beberapa faktor penyebab turunnya populasi dan jumlah peternak.

"Pertama tidak ada regenerasi peternak baru, kedua banyak peternak yang beralih profesi," jelas Harjanto di Kantor DP3 Sleman, Kamis (23/01/2020).

Mutu Susu Rendah Jadi Tantangan Para Peternak Susu Sapi

Menurutnya, banyak peternak yang beralih profesi sebagai penambang pasir atau sebagai pengusaha penginapan hingga kos-kosan.

Sebab wilayah Cangkringan dan Pakem yang menjadi sentra produksi susu sapi saat ini juga menjadi tujuan populer bagi para wisatawan.

Perbedaan harga hingga persaingan antar koperasi peternak pun disebut menjadi penyebab turunnya jumlah peternak hingga populasi sapi perah di Sleman.

"Berdasarkan data, populasi sapi perah di 2019 turun menjadi 3.779 ekor dibandingkan 3.823 ekor di 2018," ungkap Harjanto.

Meski demikian, produksi susu sapi di Sleman mampu naik tipis dari 3.819.048 liter di 2018 menjadi 3.819.362 liter di 2019.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved