Jawa

Peminat Obat Tradisional Terus Meningkat

Diracik tangan-tangan muda mahasiswa Politeknis Kesehatan Surakarta, karya warisan luhur itu dipamerkan di lobi Gedung Pertemuan D’ Wangsa Hotel Lor I

Peminat Obat Tradisional Terus Meningkat
Dok Pemkab Klaten
Jamu warisan leluhur hadir dalam pameran pengobatan holistik masa kini, dalam rangkaian acara The First International Conference on Traditional Medicine, di lobi Gedung Pertemuan D’ Wangsa Hotel Lor In Solo, Senin (20/1/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kini produk jamu tidak boleh lagi dipandang sebelah mata.

Diracik tangan-tangan muda mahasiswa Politeknis Kesehatan Surakarta, karya warisan luhur itu dipamerkan di lobi Gedung Pertemuan D’ Wangsa Hotel Lor In Solo sebagai pengobatan holistik masa kini.

Acara itu dikemas berbarengan di acara The First International Conference on Traditional Medicine, Senin (20/1/2020)

Sebanyak 600 peserta seminar yang datang dari penjuru Indonesia disambut stan pameran yang memajang berbagai produk jamu herbal.

Ada jamu Pilis Ayu.

Manfaat Konsumsi Jamur Bagi Penderita Diabetes

Konon jamu yang biasa ditempel di dahi bagi ibu habis melahirkan itu bermanfaat untuk meredakan demam.

Produk lain adalah Boreh Kalang Tinantang.

Ramuan ini bagus untuk rileksasi, mengatasi capek dan bisa mengangkat kulit mati.

Bagi yang merasakan pegal-pegal ada ramuan Parem. Racikan berbahan jahe, tepung beras, kencur dan minyak gandapura ini bisa mengatasi lelah tubuh secara alami.

Halaman
123
Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved