Sleman

Koalisi Kebangsaan Kunjungi PDM Sleman, Akankah Merapat ke Kader Muhammadiyah?

Rombongan Koalisi Kebangsaan yang diikuti oleh perwakilan sembilan partai anggota koalisi mendatangi Kantor Sekretariat Pengurus PDM Sleman.

Koalisi Kebangsaan Kunjungi PDM Sleman, Akankah Merapat ke Kader Muhammadiyah?
istimewa
Koalisi Kebangsaan saat bersilaturahmi ke Kantor Sekretariat Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman di daerah Pendowoharjo Sleman DIY, Selasa (21/1/2020) petang. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rombongan Koalisi Kebangsaan yang diikuti oleh perwakilan sembilan partai anggota koalisi mendatangi Kantor Sekretariat Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman di daerah Pendowoharjo Sleman DIY, Selasa (21/1/2020) petang.

Akankah kunjungan tersebut menjadi sinyal koalisi yang didominasi oleh partai non parlemen ini untuk mendukung kader Muhammadiyah?

Mahzid Khaeroni Wakil Ketua Koalisi Kebangsaan menampik hal itu.

Muhammadiyah Kehilangan Sosok Yunahar Ilyas

Ia menyebut pertemuan sore itu hanyalah silaturahmi seperti biasa.

"Ya kita hanya silaturahmi saja, menjaga hubungan baik, Muhammadiyah kan organisasi besar," paparnya.

Terkait agenda pertemuan itu, Mahzid menambahkan, hanya menyamakan komitmen untuk sama-sama menemukan sosok pemimpin yang punya integritas, soleh dan bisa mempersatukan semua lapisan masyarakat di Kabupaten Sleman.

"Bisa mengayomi semua dalam artian tanpa pandang bulu. Baik golongan apapun yang ada di Sleman, yang terpenting harus nasionalis religius, bukan hanya slogan," tambahnya.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Kendati demikian, Mahzid mengatakan, koalisi kebangsaan juga tak menutup kemungkinan bisa saja mendukung kader Muhammadiyah jika ada yang maju dalam bursa pencalonan Pemilihan Kepala Daerah Bupati Sleman September 2020 mendatang.

"Kalau memang orangnya baik dan pantas sesuai kriteria, dari golongan mana saja ya kita akan dukung. Bukan Muhammadiyah saja," tegasnya.

Hingga kini, koalisi yang berisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Perindo, Partai Berkarya, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini belum mengisyaratkan untuk memberi dukungan pada tokoh atau sosok calon Bupati Sleman.

Menolak Disebut Daftar Pilkada, Harda Pilih Kejar Posisi Sekda Sleman

Kendati demikian, pihak koalisi mengamini telah membidik beberapa nama yang akan menjadi target koalisi dalam pemilihan Bupati September 2020 mendatang.

Menanggapi kunjungan dari Koalisi Kebangsaan ini, Ahmad Afandi, Sekretaris PDM Muhammadiyah Sleman menjabarkan tak ada agenda dukung mendukung dalam pertemuan tersebut.

Pihaknya meyakinkan Muhammadiyah adalah organisasi islam bukan organisasi partai sehingga tak ada kaitannya dengan agenda dukungan.

"Siapapun yang bersilaturahmi itu kami terima tak hanya koalisi, partai, calon atau siapa itu juga kami terima. Dan kami tidak berbicara dukung mendukung karena Muhammadiyah tidak berkepentingan untuk itu," tegasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved