Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Jadi "Ngebela Diri Kok Dipenjara. Begal Dibela, Pelajar Dipenjara"

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Jadi "Ngebela Diri Kok Dipenjara. Begal Dibela, Pelajar Dipenjara"

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Jadi
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (20/1/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM - Situs web resmi Pengadilan Negeri Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur, pn-kepanjen.go.id diretas oleh hacker sejak Kamis (16/1/2020) lalu. 

Dalam aksinya, peretas menuliskan kalimat "Ngebela diri kok dipenjara. Begal dibela, pelajar dipenjara. Hukum sobat gurun emang beda!".

Aksi peretasan ini diduga terkait dengan kasus siswa SMA berinisial ZA(17) yang membunuh begal karena hendak memperkosa pacarnya sekaligus mengambil barang-barang berharga miliknya.

Saat ini ZA tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Malang.

ZA didakwa penjara seumur hidup karena membunuh begal yang menyerangnya.

Akibat peretasan ini, situs resmi Pengadilan Negeri Kabupaten Malang tidak bisa diakses.

Humas Pengadilan Negeri Kepanjen Yoedi Anugrah Pratama menyampaikan, situs web itu diretas sejak Kamis pekan lalu.

Respon Hotman Paris Soal Siswa yang Didakwa Seumur Hidup Karena Bunuh Begal yang Mau Perkosa Pacar

Komplotan Begal Tunggang Langgang Lihat Rekannya Tumbang Lawan Pelajar SMA di Malang

Berkas dan informasi yang biasanya dilayani secara online, untuk sementara akan dilayani secara offline.

"Mulai Kamis sudah tidak bisa mengakses. Jadi untuk pihak-pihak yang ingin atau ada urusan bisa langsung datang ke kantor PN," kata Yoedi.

Bukan saat ini saja situs resmi PN Kepanjen diretas.

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved