Bantul

Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Libatkan Lurah Srigading

Polres Bantul masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Lurah Srigading.

Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Libatkan Lurah Srigading
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polres Bantul masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Lurah Srigading, Wahyu Widodo dengan pamongnya sendiri, Sulistiyantoro.

Sampai saat ini, Kepolisian sudah memeriksa sembilan saksi.

"Saksi yang sudah diperiksa dari rombongan perangkat desa ada tujuh (orang), terlapor dan saksi dari pelapor. Total semuanya ada sembilan saksi," kata Kasatreskrim polres Bantul, AKP Riko Sanjaya, Selasa (21/1/2020).

Riko mengatakan pemeriksaan saksi-saksi masih akan terus berlanjut.

Alami Saraf Mata dan Saraf Telinga yang Menyatu, Warga Bantul Terpaksa Hidup Tanpa Sinar Matahari

Setelah rangkaian pemeriksaan, nantinya akan segera dijadwalkan gelar perkara.

Saat ini, pihaknya mengaku masih mendalami alat bukti.

"Setelah rangkaian pemeriksaan, kemudian akan dijadwalkan gelar perkara," kata dia.

Dikabarkan sebelumnya, Kepala Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Wahyu Widodo, terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.

Ia dilaporkan ke Kepolisian oleh pamong desa setempat, bernama Sulistyantoro, atas dugaan kasus pencemaran nama baik.

Kuasa Hukum Sulistyantoro, R Sunu Yulimawan SH menceritakan, kasus dugaan pencemaran nama baik itu berawal dari pernyataan Kades di dalam forum rapat koordinasi bulanan yang diselenggarakan pada tanggal 9 September 2019.

Polres Bantul Buka Peluang Keluarkan SP3 Kasus Dugaan Pembunuhan Ayu Shelisa

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved