Yogyakarta

PDS Hadirkan 27 Pemimpin Agama Kristen dan Katolik

Pekan Doa Sedunia akan digelar Rabu (22/1/2020) pukul 16.00 di GKJ Gondokusuman, akan dihadiri 27 pemimpin agama.

PDS Hadirkan 27 Pemimpin Agama Kristen dan Katolik
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Rombongan Panitia Pekan Doa Sedunia disambut pihak Redaksi dan Iklan Tribun Jogja, Selasa (21/1/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Panitia Pekan Doa Sedunia (PDS) berkunjung ke Kantor Tribun Jogja, Selasa (21/1/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Pendeta Seno Adi Nugroho menjelaskan bahwa acara yang digelar Rabu (22/1/2020) pukul 16.00 di GKJ Gondokusuman, akan dihadiri 27 pemimpin agama.

"Ibadah dipimpin 17 Pendeta dan 10 Romo. Di akhir ibadah, seluruh pemimpin tersebut akan memberikan berkat untuk umat secara bersama-sama," ujarnya.

Target umat yang hadir dalam PDS tahun ini adalah 1.000 orang.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Ia menjelaskan bahwa kapasitas di dalam Gereja mampu menampung sekitar 750 orang.

Namun dipasang juga tenda di didi selatan dan barat untuk menampung umat yang hadir.

"Kami juga melibatkan anak-anak untuk mengawali ibadah dengan membawa lilin, ada juga Komunitas Dayak yang menyuguhkan tarian, paduan suara dari Gereja dan juga Pemuda," ucapnya.

Selanjutnya, Romo Joko Lelono menambahkan, bahwa acara yang sudah dihelat keenam kalinya ini mengangkat tema Kebaikan Hati yang Luar Biasa.

"Acara yang dinamakan Pekan Doa Sedunia ini berlangsung pada 18-25 Januari 2020. Tidak hanya di Yogya, tapi juga di Semarang, Solo, dan Magelang," urainya.

Dishub Sleman Uji Coba APILL di Simpang Lima UNY

Ketua Umum badan Kerjasama Gereja-Gereja Kristen (BKSGK) Pendeta Agus Haryanto mengatakan bahwa pihaknya secara khusus ingin menjaga Yogyakarta sebagai City of Tolerance.

"Umat Kristiani sebagai bagian dri bangsa dan negara Indonesia ikut berkontribusi dalam upaya meniadakan radikalisme dan intoleransi dengan tetap menjaga ideologi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI," ujarnya.

Sesepuh PDS, Katin Subiyantoro mengatakan kegiatan tersebut berusaha mengajak umat kembali ke jati diri yang membawa pesan Tuhan ke dunia yakni menciptakan damai dan sejahtera.

"PDS ini dalam rangka memperkokoh perdamaian. Tidak hanya Kristiani tapi juga seluruh umat," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved