Pak Hakim Tolak Eksepsi 'Trio Ikan Asin', Rey Utami Langsung Berikan Komentar Ini

eksepsi yang dilayangkan trio ikan asin ditolak Hakim Ketua Djoko Indiarto pada saat pembacaan putusan sela

Pak Hakim Tolak Eksepsi 'Trio Ikan Asin', Rey Utami Langsung Berikan Komentar Ini
KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA
Terdakwa kasus pencemaran nama baik video ikan asin, yakni Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar 

Pak Hakim Tolak Eksepsi 'Trio Ikan Asin', Rey Utami Langsung Berikan Komentar Ini

TRIBUNJOGJA.COM - Terdakwa kasus pencemaran nama baik video ikan asin, yakni Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Senin (20/10/2020).

Dalam agenda tersebut, Hakim Ketua Djoko Indiarto menanggapi soal eksepsi atau nota keberatan yang diajukan trio ikan asin.

Eksepsi tersebut berisi permintaan pemindahan lokasi sidang dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ke Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Dilansir tribunjogja.com dari kompas.com, eksepsi yang dilayangkan trio ikan asin ditolak Hakim Ketua Djoko Indiarto pada saat pembacaan putusan sela.

"Mengadili menyatakan keberatan atau eksepsi dari para penasihat hukum terdakwa, saya ulangi, menolak keberatan eksepsi dari penasehat hukum para terdakwa," ucap Djoko Indiarto membacakan putusan di ruang sidang, Senin (20/1/2020). "Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini," sambungnya.

Terdakwa Rey Utami dan Pablo Benua turut memberikan tanggapan seputar eksepsi mereka yang ditolak majelis hakim.

 "Keputusan apa pun yang terbaik buat kami, kami alhamdulillah apapun hasil dari keputusan ini. Ini ketetapan Allah juga, enggak kecewa. Kalau kami kecewa berarti kami kecewa dengan putusan Allah," kata Pablo Benua usai sidang.

“Alhamdulillah semua yang terjadi disyukuri aja,” tambah Rey Utami.

Dengan ditolaknya eksepsi trio ikan asin, sidang akan berlanjut ke pemeriksaan saksi.

Dalam agenda pemeriksaan saksi, nama Fairuz A Rafiq disebut-sebut bakal hadir. Mendengar hal itu, Pablo pun berkomentar bahwa jika nanti Fairuz menjadi saksi, dia akan bersilahturahim.

"Ya kita kan (bisa) juga sekaligus bersilaturahim karena belum pernah bertemu dengan pihak pelapor juga," ucap Pablo Benua.

(mg_naillatul khasanah)

Editor: Ikrob Didik Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved