Kota Yogya

Disperindag Kota Yogyakarta Akan Perluas Layanan E-Retribusi di Pasar Tradisional

Retribusi yang menjadi satu dari beberapa penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan terus digenjot agar digarap secara serius.

Disperindag Kota Yogyakarta Akan Perluas Layanan E-Retribusi di Pasar Tradisional
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta kian memperluas jangkauan dari layanan E-Retribusi ke sejumlah pasar tradisional.

Tercatat, total hingga pada saat ini sudah terdapat delapan pasar tradisional yang menerapkan layanan tersebut.

Pada 2019 lalu Disperindag Kota Yogyakarta telah melakukan layanan pada tiga pasar yakni Pasar Beringharjo barat, tengah dan juga Demangan.

Sementara, pada tahun ini ditambah lima pasar lagi yakni pada Pasar Beringharjo Timur, Sentul, Giwangan, Serangan, dan Karangwaru.

Tahun Ini, Pemkab Sleman Targetkan Tera Ulang Alat Timbang di 16 Pasar Tradisional

"Lima pasar itu diberlakukan tahun ini. Sementara untuk pasar yang belum nanti akan kami upayakan untuk segera diterapkan juga," kata Kabid Penataan Peningkatan Pendapatan Pasar Disperindag Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Hutomo, Senin (20/1/2020).

Pada layanan itu, setiap pedagang harus memiliki e-money yang digunakan untuk bisa mengakses pembayaran retribusi secara elektronik.

Adapun pedagang tinggal menempelkan e-money tersebut di mesin khusus untuk membayar retribusi.

Gunawan menjelaskan, meskipun sudah berlangsung cukup lama namun layanan itu tidak lupa berjalan sempurna.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Pasalnya, belum semua pedagang yang punya pemahaman yang baik tentang perbankan.

Sehingga tetap perlu waktu bagi para pedagang untuk beradaptasi dengan E-Retribusi.

Namun demikian, dengan layanan itu Disperindag menilai para pedagang telah cukup tertib dalam membayar kewajibannya setiap bulannya.

"Saat ini kami tengah mengembangkan untuk pembayaran langsung satu tahun," ucap dia.

Selain itu, E-Retribusi dikatakan juga berperan bagi Pemkot Yogyakarta dari sisi transparansi, kecepatan pelaporan dan juga mencegah kebocoran penerimaan di lapangan.

Retribusi yang menjadi satu dari beberapa penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan terus digenjot agar digarap secara serius. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved