Apa Makna Titel 'His Royal Highness' yang Disandang Pangeran Harry? Ini Jawabannya
Setelah kurang lebih dua minggu menjadi perbincangan di Inggris dan keluarga kerajaan, Ratu akhirnya sepakat dengan keputusan Pangeran Harry
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Setelah kurang lebih dua minggu menjadi perbincangan di Inggris dan keluarga kerajaan, Ratu akhirnya sepakat dengan keputusan Pangeran Harry dan Meghan, Duchess of Sussex. Keputusan ini belum pernah diambil sebelumnya dan menjadi sebuah langkah baru yang dilakukan Kerajaan Inggris.
Dalam surat edarannya, Ratu mengaku senang telah ada jalan maju yang konstruktif dan mendukung untuk pasangan itu.
• Mundur dari Keluarga Kerajaan, Ini Hak yang Dicabut dari Pangeran Harry dan Meghan Markle
Meski sebelumnya Harry sempat mengatakan tak ada pilihan lain, selain mundur dari tugas kerajaan.
Nah, sebenarnya, apa sih gelar His/Her Royal Highness (HRH) atau Yang Mulia Paduka yang sempat disempatkan pada Pangeran Harry? Berikut hasil rangkuman Tribunjogja.com.
Sejak awal abad 18, gelar itu lazim diberikan kepada putra dan cucu, termasuk putri dan cucu perempuan dari raja atau ratu.
Itu diberikan kepada anggota kerajaan atas kebijaksanaan raja pada saat itu, tetapi digunakan secara bebas sampai Perang Dunia I.
• Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur dari Posisi Anggota Senior Kerajaan Inggris
Ratu Elizabeth II sendiri telah melonggarkan aturan itu. Ia memberikan status HRH ke sejumlah bangsawan senior. Lantas, bagaimana gelar yang diterima Harry dan Meghan?
Sebelum menikah, Pangeran Harry dikenal sebagai Pangeran Harry saja.
Baru kemudian ketika ia sudah menikah dengan Meghan di tahun 2018, ia memiliki sederet titel, seperti His Royal Highness Prince Harry, Duke of Sussex, Earl of Dumbarton dan Baron Kilkeel.
Sementara, Meghan tidak menjadi Putri atau Princess Meghan, melainkan Princess of Harry, Duchess of Sussex.
Setelah peristiwa ini, keduanya sepakat tidak lagi menggunakan gelar HRH, melainkan Harry, Duke of Sussex dan Meghan, Duchess of Sussex.
Gelar itu tidak diambil, hanya mereka tidak menggunakannya atau menyebut diri mereka sebagai HRH.
Sebab, di masa depan mereka tidak akan mewakili Ratu. Prince Harry masih tetap menjadi Prince Harry dan pasangan itu masih menjadi Duke dan Duchess of Sussex.
Di keluarga Kerajaan Inggris, siapa yang memiliki titel HRH dan yang tidak? Ternyata tak semua mengemban titel tersebut.
Sebut saja Princess Anne, anak perempuan Ratu Elizabeth II. Ia menolak diberikan titel tersebut, sehingga tidak menurun ke anaknya, Peter dan Zara.
Alih-alih mengenakan titel HRH dan tidak memiliki nama belakang, Princess Anne membiarkan kedua anaknya mendapat nama belakang dari sang ayah, Mark Phillips.
Maka, Peter adalah Peter Phillips dan Zara adalah Zara Phillips, sebelum ia menjadi Zara Tindall.
Ini berbeda dengan Prince Andrew, adik Princess Anne yang memperbolehkan kedua putrinya, Beatrice dan Eugenie mengemban titel itu.
Sehingga, Princess Beatrice adalah Her Royal Highness Princess Beatrice of York dan Her Royal Highness Princess Eugenie of York.
Sebelum menikah, baik William dan Harry juga menjadi His Royal Highness Prince William of Wales dan His Royal Highness Prince Harry of Wales.
Titel 'York' dan 'Wales' sendiri mereka dapatkan dari titel sang ayah.
Princess Beatrice dan Princess Eugenie mendapat titel itu dari Prince Andrew of York, sementara Prince William dan Prince Harry mendapatkannya dari Prince Charles of Wales.
Titel itu akan menjadi kompleks ketika ada yang menikah, seperti Catherine dan Meghan.
Catherine menjadi Duchess of Cambridge dan Meghan menjadi Duchess of Sussex. Keduanya diberikan titel itu oleh Ratu.
Akan tetapi, titel itu tak berlaku jika ada yang menikah tapi cukup jauh menjadi suksesor kerajaan Inggris. Seperti Jack Brooksbank, suami dari Princess Eugenie. Ia tak mendapat gelar itu.
Padahal, rumor beredar ia akan menjadi Earl of Northallerton. Memang titel apa yang diberikan kepada siapa itu terserah Ratu.
Jika mau menilik ke belakang, Prince Edward yang juga anak Ratu Elizabeth II mendapat gelar Earl of Wessex setelah menikah dengan Sophie Rhys Jones di tahun 1999. Sophie sendiri menjadi Countess of Wessex dan kedua anaknya menjadi Lady Louise Windsor dan James, Viscount Severn.
Jika titel itu bisa diberikan sesuai dengan keinginan Ratu, apakah mungkin itu bisa dicabut? Betul itu bisa saja dicabut.
Seperti yang terjadi pada Lady Diana. Titel HRHnya diambil setelah perceraiannya dengan Prince Charles terjadi. Ia kemudian diberi nama Diana, Princess of Wales.
Ini juga terjadi dengan Sarah Ferguson, Duchess of York yang juga dicabut gelar HRHnya setelah memutuskan bercerai dari Prince Andrew.
Jika Harry dan Meghan tak memiliki gelar HRH, apa dampaknya?
Pada situasi Diana dan Sarah Ferguson, mereka kehilangan gelar HRH dan tak bisa datang atau diundang ke acara-acara kerajaan.
Kalaupun mereka datang, kedudukan mereka tak lebih tinggi dari mereka yang punya titel. Serta itu berpengaruh dimana mereka duduk.
Tapi ini berbeda dengan Harry dan Meghan, karena keduanya tidak bercerai. Jadi, kemungkinan mereka tetap akan diundang ke acara kerajaan dan tempat mereka di hirarki kepemimpinan tak terlalu terpengaruh.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pangeran-harry-dan-meghan-markle-mundur-menjadi-anggota-senior-kerajaan-inggris.jpg)