Yogyakarta

Raja dan Ratu Belanda Bakal Kunjungi Keraton Yogyakarta pada Maret 2020

Kunjungan ini akan spesial karena baru digelar pertama kalinya sejak 25 tahun terakhir.

Raja dan Ratu Belanda Bakal Kunjungi Keraton Yogyakarta pada Maret 2020
Dokumentasi Humas Pemda DIY
Dubes Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns menemui Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Raja dan Ratu Belanda, Raja Willem-Alexander, serta Máxima Zorreguieta Cerruti, sedianya akan mengunjungi Keraton Ngayogyakarta pada Maret mendatang.

Di samping itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) juga masuk dalam rute kunjungan tersebut.

Duta Besar (Dubes) Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns pun secara khusus menemui Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, pada Senin (20/1/2020) siang, untuk membahas rencana dan maksud dari rangkaian kunjungan tersebut.

Menurut Lambert, Raja dan Ratu Belanda akan berada di Indonesia pada 10-13 Maret mendatang.

Kenang Jasa Keraton Yogyakarta, Ribuan Alumni UGM Ikut Nitilaku

Menjadi hal menarik, lantaran kunjungan ini adalah yang pertama, setelah sekian lama.

Karena itu, lanjutnya, pertemuan nanti, merupakan momentum yang istimewa.

"Ya, kunjungan nanti akan spesial karena baru digelar pertama kalinya sejak 25 tahun terakhir. Raja dan Ratu Belanda rencananya didampingi perwakilan pemuda, dalam kunjungannya ke Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, kedatangan Raja dan Ratu Belanda akan disambut Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Setelahnya, barulah pemimpin Negeri Kincir Angin itu singgah di Bumi Mataram.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

Dirinya pun menjelaskan, Yogyakarta dipilih karena pertimbangan khusus.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved