Breaking News:

Pendukung Anies Baswedan Dilaporkan Lagi ke Polda Metro Jaya, Bawa Spanduk Ujaran Kebencian

AH dilaporkan lantaran dianggap membawa spanduk ujaran kebencian saat unjuk rasa di depan Balai Kota pada Jumat (8/11/2020).

Editor: Rina Eviana
Kompas.com/Chintia Lova
Suhadi yang melaporkan pendukung Anies ke Polda Metro Jaya, Jumat (17/1/2020). 

Pendukung Anies Baswedan Dilaporkan Lagi ke Polda Metro Jaya, Bawa Spanduk Ujaran Kebencian

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah Dewi Tanjung melaporkan massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1/2020), AH, salah satu pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (17/1/2020).

Laporan itu didaftarkan dengan nomor LP/330/I/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. AH dilaporkan lantaran dianggap membawa spanduk ujaran kebencian saat unjuk rasa di depan Balai Kota pada Jumat (8/11/2020).

Ujaran kebencian itu ditujukan terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo.

Massa yang menamakan diri Jakarta Bergerak, Suara Rakyat Bersatu menggelar aksi teatrikal lempar tomat sebagai bentuk kekecewaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Monas, Selasa (14/1/2020).
Massa yang menamakan diri Jakarta Bergerak, Suara Rakyat Bersatu menggelar aksi teatrikal lempar tomat sebagai bentuk kekecewaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Monas, Selasa (14/1/2020). (Kompas.com)

"Jadi yang mau kami laporkan itu berkaitan dengan rencana makar ya, dengan menyatakan akan menurunkan Presiden dan lain sebagainya," kata Koordinator Advokat Pencinta Perdamaian, sekaligus salah satu tim kuasa hukum dari kontra Anies, Suhadi di Polda Metro Jaya, Jumat (17/1).

"Padahal ini kan konteksnya berbeda, kemarin kami demo di Balai Kota, tidak ada urusannya dengan masalah presiden," ucap Suhadi.

Suhadi mengatakan, dirinya pun telah memberikan sejumlah barang bukti untuk menguatkan laporannya itu.

Bukti itu, menurut dia, mulai dari foto-foto saat aksi hingga capture unggahan status dari media sosial beberapa orang pendukung Anies Baswedan.

"Kami sudah kasih bukti foto, flashdisk, dan kliping-kliping orang yang ada di sini," kata Suhadi.

Ia tidak hanya melaporkan AH, namun juga beberapa pendukung Anies lain yang ikut aksi beberapa lalu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved