Gunungkidul

Endah Tepis Kemungkinan Dirinya Jadi Calon Bupati Gunungkidul

Dirinya berkali kali diklarifikasi oleh DPP dan dirinya dengan tegas menjawab bahwa ia akan tetap menjabat sebagai pemimpin legislatif.

Endah Tepis Kemungkinan Dirinya Jadi Calon Bupati Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Ilustrasi: KPU Gunungkidul launching tahapan Pilkada Gunungkidul 2020, di Balai desa Baleharjo, Senin (4/11/2019). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Ketua DPC PDIP Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih telah tanda tangani kontrak dengan DPP PDIP bahwa dirinya akan tetap menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, dan kecil kemungkinan untuk dirinya maju dalam Pilkada 2020.

Sambung Endah, dirinya berkali kali diklarifikasi oleh DPP dan dirinya dengan tegas menjawab bahwa ia akan tetap menjabat sebagai pemimpin legislatif.

"Saya berkali-kali diundang dan saya menjawab untuk tetap menjadi ketua legislatif, bahkan saya membuat surat permohonan untuk tidak dicalonkan sebagai calon bupati maupun wakil bupati," katanya, Kamis, (16/1/2020).

Lima Ton Formalin Disiapkan untuk Pencegahan Antraks di Gunungkidul

Endah menuturkan, jika partai (PDIP) memberikan rekomendasi anggota partai tidak bisa berbuat banyak tetapi ia memohon agar ia tidak dicalonkan.

"Saya pastikan saya tetap memilih sebagai ketua DPRD," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai kapan rekomendasi dari DPP PDIP turun, dirinya belum bisa memastikan kapan rekomendasi tersebut turun dan siapa yang ditunjuk oleh partai.

"Siapapun yang mendapatkan rekomendasi walaupun dirinya bukan dari penjaringan itu harga mati seluruh DPC Gunungkidul harus mendukung," ucapnya.

Ipar Presiden Jokowi Ramaikan Bursa Bacalon Bupati Gunungkidul

Di lain Pihak, Sekretaris DPW Nasdem, Suharno menuturkan status saudara Ipar Presiden Jokowi tidak membuat Wahyu Purwanto dianakemaskan saat Nasdem melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati pada, September lalu.

"Istri dari Pak Wahyu memang adik dari Presiden Jokowi, namun tetap ikut penjaringan dan tidak dianak emaskan. Pak Wahyu memang berkomitmen untuk membangun Gunungkidul," katanya.

Namun, sambungnya saat ini belum ada keputusan dari DPP Nasdem siapa nantinya yang akan mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai bakal calon bupati yang berkompetisi pada Pilkada 2020.

Harno menambahkan rencana awalnya, Wahyu akan dipasangkan oleh Bahron Rasyid yang saat ini masih menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul.

"Harapannya jika nanti bisa menang maka koordinasi antara pusat dan daerah akan semakin mudah, faktor keluarga itu hanya salah satunya yang terpenting adalah komitmen dari Pak Wahyu sendiri yaitu membangun Gunungkidul," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved