Mantan Basis Dewa 19 Ramaikan Kolaborasa di Wulenpari

Mantan Basis Dewa 19 Ramaikan Kolaborasa di Wulenpari pada 18 Januari Mendatang

Mantan Basis Dewa 19 Ramaikan Kolaborasa di Wulenpari
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
Wulenpari Penginapan Bergaya Resort di Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Prihatin karena kebanyakan pelaku seniman hanya mengejar materi, berbagai komunitas bersama Yayasan kampung Nuswantara akan mengadakan even bertajuk kolaborasa pada tanggal 17 hingga 18 Januari 2020.

Ketua penyelenggara Kolaborasa Aminudin Aziz mengatakan dirinya bersama berbagai komunitas kesenian merasa khawatir karena selama ini pelaku seni orang berkesenian dibayar sehingga ditakutkan berkesenian tidak tumbuh dari dalam diri seseorang.

"Selain itu kami juga prihatin karena selama ini acara seperti festival hanya bersifat ceremonial sehingga tidak meninggalkan jejak kepada masyarakat," katanya, Selasa (15/1/2020).

Atas dasar tersebut dirinya bersama komunitas membuat pagelaran seni dari berbagai bentuk kesenian seperti fashion, kuliner, dan juga musik yang rencananya akan digelar di Wulenpari.

"Banyak even-even yang dibiayai dengan dana Is (Istimewa) yang harusnya bisa berdampak tetapi malah sebaliknya," katanya.

Penampilan Park Min Young di Drakor ‘I’ll Go to You when the Weather is Nice’, Cantik dan Sederhana

Keseruan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Menunggu 3 Jam Menikmati Aurora di Islandia

Lanjut Aziz, nantinya even kolaborasa akan dilaksanakan selama 2 hari, hari pertama akan diisi oleh festival kuliner, lalu juga akan digelar fastival musik.

"Kami ingin menunjukkan dibeberapa kesenian seperti fashion kami ingin membuat corak atau pakaian yang benar-benar asli Gunungkidul. Kami juga ingin membuat kuliner yang bahan-bahannya asli Gunungkidul," katanya.

Sambungnya dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan workshop untuk kesenian fashion masyarakat akan dikenalkan corak khas Gunungkidul.

" Kami menghadirkan desainer batik dan juga pengamat kebudayaan," katanya.

Untuk pertunjukkan musik tidak hanya akan diisi oleh musisi lokal saja tetapi juga musisi nasional.

" Untuk musisi lokal akan diisi oleh Mada dan musik etnik dari Kemadang untuk nasional diisi oleh Yuke mantan basis Dewa 19," ujar Aziz. (Tribunjogja/Wisang Seto Pangaribowo)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved