Nasional

Viral Deklarasi Keraton Agung Sejagat, Ini Tanggapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Guna menindaklanjuti deklarasi yang dilakukan KAS ini, Ganjar pun menyampaikan sudah mengirimkan perwakilan dari Dinas untuk ngajak ngobrol.

Viral Deklarasi Keraton Agung Sejagat, Ini Tanggapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
IST/Facebook
Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM , PURWOREJO - Masyarakat Purworejo digegerkan dengan munculnya Keraton Agung Sejagat (KAS) Purworejo yang mendeklarasikan diri beberapa waktu lalu.

Pemimpin KAS mengklaim bahwa mereka memiliki kekuasaan di seluruh dunia.

Lebih lanjut, mereka pun mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo.

Pengikut Sinuhun Totok Santoso di Kerajaan Agung Sejagat Banyak dari Yogyakarta

Pemimpin KAS yang dipanggil Sinuhun, Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun saat ini telah memiliki pengikut sebanyak 425 orang.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi Deklarasi yang dilakukan KAS ini dengan cukup santai.

Kepada Tribunjogja.com, Selasa (14/1/2020), lelaki berbadan tegap ini menyampaikan bahwa dirinya sudah menerima banyak informasi terkait munculnya Keraton di Purworejo ini.

Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Bikin Heboh, Janjikan Uang Dolar hingga Ramal Perang Dunia 2020

Ganjar pun menjelaskan bahwa informasi yang didapatkannya itu ada yang langsung dari Bupati, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan ada pula laporan dari masyarakat secara langsung.

"Ada orang yang mengatakan, 'wah di Purworejo itu banyak kraton-kraton masalalu', tapi saya kira kok tidak. kan mereka baru mendeklarasikan kemarin," katanya.

Lanjut Ganjar, yang lebih baik sekarang diajak ngobrol saja.

"Jadi pendirinya, orang-orang disitu ditanyain kamu itu maunya seperti apa, gitu," tuturnya.

Kalau menurut saya, ungkap Ganjar, Kalau mau mendirikan baru dengan ada gedungnya, ada seragamnya ini pasti kan ada yang membiayai.

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved