Terkendala Teknologi, Balai Pialam Yogyakarta Kesulitan Olah Limbah Lumpur Tinja

Terkendala Teknologi, Balai Pialam Yogyakarta Kesulitan Olah Limbah Lumpur Tinja

Terkendala Teknologi, Balai Pialam Yogyakarta Kesulitan Olah Limbah Lumpur Tinja
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum (Pialam) DIY dilanda beberapa permasalahan pelik. Antara lain, terkait daya tampung yang sudah melebihi batas, serta limbah lumpur tinja, yang pemanfaatannya dinilai belum maksimal. 

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja bersama, antara jajaran Balai Pialam DIY, dengan pimpinan dan anggota Komisi C DPRD DIY, Selasa (14/1/2020).

Faktor teknologi yang belum mumpuni, lagi-lagi dianggap sebagai kendala hingga memunculkan polemik.

Kepala Balai Pialam DIY, Rosdiana Puji Lestari berujar, lumpur yang dihasilkan dari limbah komunal di seluruh DIY mencapai 800 meter kubik setiap tahunnya.

Tapi, hingga sejauh ini, pihaknya menemui masalah rumit, menganai pemanfaatan limbah tersebut.

"Belum ada teknologi yang benar-benar membantu kami untuk pemanfaatannya. Selama ini, kami hanya bisa membuat limbah tersebut sebagai tambahan tanah urug semata," katanya.

Berbagai upaya pun terus dilakukan oleh Balai Pialam DIY supaya limbah bisa dimanfaatkan untuk alternatif lain, kaitannya dengan kebutuhan masyarakat.

Awal 2020, Seorang Warga di Kota Yogya Terjangkit Leptospirosis

RSUP Sardjito Siapkan SOP Penanganan Penyakit MERS CoV

Salah satunya, dengan menggandeng, sekaligus menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi di DIY.

 "Kami coba kolaborasi dengan universitas, seperti dari UII dan Akprind, apakah bisa diteliti lebih lanjut, untuk jadi konblok, batako, atau pupuk, setelah diolah lagi, sehingga menjadi lebih bermanfaat," tuturnya.

Terlebih, Rosdiana mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rangakain penelitian, untuk memastikan tak ada kandungan logam berat dalam lumpur limbah tinja tersebut.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved