Purwomartani Kalasan Bidang Tanahnya Paling Banyak Terdampak Jalan Tol Yogyakarta Solo

Purwomartani merupakan desa dengan bidang paling banyak bidang terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo yakni 639 bidang.

Purwomartani Kalasan Bidang Tanahnya Paling Banyak Terdampak Jalan Tol Yogyakarta Solo
Googleearth
Wilayah Purwomartani Kalasan Sleman 

 TRIBUNjogja.com -- Sosialisasi proyek jalan tol Yogyakarta-Solo yang melintasi kawasan Yogyakarta berlanjut di desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Senin (13/1/2020)

Berdasar data di Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Purwomartani merupakan desa dengan bidang paling banyak bidang terdampak pembangunan tol yakni 639 bidang.

Maka dari itu, sosialisasi dibagi menjadi tiga sesi mulai Senin (13/1) hingga Rabu (15/1).

Untuk hari pertama, setidaknya 215 pemilik bidang yang hadir dalam acara yang diadakan di balai desa tersebut.

Peserta sosialisasi ini berasal dari tiga dusun yakni Kadirojo 1, Kadirojo 2, dan Karanglo.

Kepala Dispertaru DIY Krido Suprayitno menjelaskan bidang yang terdampak paling luas di Purwomartani berasal dari tanah kas desa (TKD).

Setidaknya ada 10 bidang TKD yang terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.

"Kalau tanah desa nanti kembali ke pemanfaat, misal di situ dipakai untuk rumah makan, nanti (ganti untung) bangunan disampaikan ke pemanfaat, untuk tanah desanya akan dicarikan tanah pengganti," jelasnya.

Agar tahapan ini berjalan lancar, maka dilakukan proses verifikasi peraturan desa (perdes) terkait pengelompokan tanah kas desa.

Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pengajuan izin penetapan lokasi (penlok) tanah kas desa yang terdampak kepada Gubernur DIY.

Halaman
123
Penulis: Santo Ari
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved