Sleman

Perkara Tilang di Sleman Masih Tinggi, Mencapai 66.342 di 2019

Jumlah pelanggar lalu lintas di Sleman masih tinggi. Selama 2019 Kejaksaan Negeri Sleman telah menerima 66.342 perkara tilang.

Perkara Tilang di Sleman Masih Tinggi, Mencapai 66.342 di 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Seperti penggunaan helm, lampu, sabuk keselamatan untuk pengendara mobil dan kelengkapan lainnya.

"Dengan kelengkapan kendaraan, yang untung juga pengendara sendiri. Patuhilah peraturan lalu lintas untuk keselamatan dan kenyamanan diri sendiri sekaligus untuk menghindari kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko mengatakan banyaknya tindakan pelanggaran ini juga dikarenakan kepedulian polisi ke pengendara.

"Penegakan hukum di Sleman cukup tinggi karena memang yang terjadi di lapangan seperti ktu. Polisi di lapangan tidak mendiamkan jika melihat ada pelanggaran," ujarnya.

Dari data yang ia miliki, jumlah pelanggaran terbanyak di Sleman masih didominasi oleh pengendara roda dua.

"Jumlah pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm dan juga di bawah umur. Sedangkan titik yang masih banyak ditemukan pelanggaran seperti di simpang empat Kentungan, Condongcatur, dan Monjali," urainya.

Viral Video Pengendara Motor Kabur saat Ditilang Polisi, Tak Hanya Melawan Arus, Istrinya Ditinggal

Pihaknya pun tak henti-hentinya memberikan pemahaman ke masyarakat akan pentingnya tertib lalulintas dan keselamatan lalulintas.

Mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah dengan program polisi sahabat anak, dan jenis sosialisasi lainya.

Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan penegakan hukum untuk memberikan efek jera ke pelanggar sekaligus secara bersamaan langkah itu sebagai sosialisasi pentingnya keselamatan berlalulintas.

Karena menurutnya fatalitas dalam kecelakaan dimulai dari pelanggaran.

Ia menyebut, pengendara motor yang tidak memakai helm tentu akan mengalami luka yang lebih fatal dari pada yang menggunakan helm jika terjadi kecelakaan.

"Masyarakat diimbau untuk tertib berlalulintas, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan kelengkapan berkendara agar terhindar dari kecelakaan dan selamat sampai tujuan," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
 

Penulis: Santo Ari
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved