Pengakuan Geng Pelajar Yogyakarta yang Ditangkap Polisi, Penggaris Besi Dimodifikasi Jadi Senjata

Geng Pelajar Yogyakarta ditangkap polisi berencana melakukan serangan ke geng lain karena dendam

Pengakuan Geng Pelajar Yogyakarta yang Ditangkap Polisi, Penggaris Besi Dimodifikasi Jadi Senjata
Tribunjogja.com | Christi Mahatma
Sejumlah pelajar yang ditangkap polisi dan senjata yang berhasil diamankan anggota polresta Yogyakarta, Minggu (12/1/2019) 

Tak berselang lama Polres Sleman bersama Polda DIY meringkus 10 pelaku kekerasan jalanan yang biasa disebut 'Klitih'. Kini giliran Polresta Jogja gagalkan komplotan geng pelajar yang berencana menyerang geng lain di Yogyakarta.
.

.

.
Berikut Fakta-fakta yang diungkapkan Kepolisian Polresta Yogyakarta :

1. Petugas Dilempar Botol

Polisi amankan sejumlah remaja yang diduga menjadi pelaku klitih, Minggu (12/1/2020)
Polisi amankan sejumlah remaja yang diduga menjadi pelaku klitih, Minggu (12/1/2020) (Instagram @polresjogja)

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini mengungkapkan, awalnya petugas mencurigai dua pemuda yang melintasi selatan Pasar Telo Karangkajen, Mergangsan, Yogyakarta.

Karena kecurigaan tersebut, petugas melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil diringkus.

Dari penggeledahan, polisi menemukan sebuah senjata tajam jenis pedang tanpa gagang dengan panjang sekitar 60cm.

Tak berhenti di situ, petugas kemudian melakukan pemeriksaan mendalam dan diamankan delapan pelajar lain di rumah seorang pelaku.

Dua pelajar yang diamankan pertama adalah DB (15) berperan sebagai pengendara motor, sementara yang kedapatan membawa pedang adalah DAW (16).

Delapan pelajar lain yang diamankan adalah MYP (15), HRT (16), JIP (15), RAS (18), MNA (15), MK (15), MGD (16), dan DYM (18).

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved