Bisnis

KPP Pratama Kota Yogyakarta Dampingi UMKM

Kesadaran pelaku UMKM di Kota Yogyakarta untuk membayar pajak dinilai cukup baik oleh Kepala KPP Pratama Kota Yogyakarta, Guntur Wijaya Edi.

KPP Pratama Kota Yogyakarta Dampingi UMKM
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala KPP Pratama Kota Yogyakarta Guntur Wijaya Edi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kesadaran pelaku UMKM di Kota Yogyakarta untuk membayar pajak dinilai cukup baik oleh Kepala KPP Pratama Kota Yogyakarta, Guntur Wijaya Edi.

Ia menjelaskan, pelaku UMKM yang membayar pajak adalah mereka yang sesuai dengan PP 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto tertentu.

"Kami ada grup WA dengan UMKM. Kami dampingi terus, bahkan kita sudah punya Rumah UMKM yang lokasinya di dekat RS Bethesda yang sudah ada sejak 2-3 tahun ini," ungkpanya pada Tribun Jogja, belum lama ini.

KPP Pratama Yogyakarta Gandeng Rumah Zakat Gelar Baksos di Triwidadi Bantul

Selain rumah UMKM, pihaknya juga mengadakan Kelas Pajak bagi pelaku UMKM. Mereka yang masih bingung tetang pajak yang harus dibayarkan dari penghasilan yang diperoleh, bisa meminta kepada KPP Pratama Kota Yogyakarta untuk menggelar Kelas Pajak.

"Berapa kalinya, tergantung ya.Misal satu kelompok menyampaikan ke kita minta Kelas Pajak. Itu bisa dilaksanakan di tempat kami atau tempat lain," ujarnya.

Pada Kelas Pajak tersebut, Guntur menerangkan bahwa pihaknya akan membuka wawasan pelaku UMKM untuk sadar pajak. Mulai dari mereka yang memiliki omzet Rp 4,8 miliar per tahun, maka total pajak yang harus dibayarkan adalah sebesar 0,5 persen.

Gandeng BRI, KPP Pratama Yogyakarta Beri Pelatihan Pembukuan UKM Zaman Now

"Kalau di atas Rp 4,8 miliar berlaku tarif progresif dari Pasal 17 UU 36 tahu 2008 tentnag PPh.

Semakin tinggi, semakin meningkat. Kalau tarif badan 25-28 persen, orang pribadi berjenjang ada yang 5 persen, 10 persen, dan seterusnya," ucapnya.

Upaya yang dilakukan KPP Pratama Kota Yogyakarta untuk mendampingi UMKM dijelaskan Guntur juga sebagai langkah untuk mengantarkan mereka menjadi besar.

Selain literasi, ia pun menerapkan program dari pemerintah Kota Yogyakarta yakni Gandeng Gendong.

"Nyambung ke Gandeng Gendong, yang besar gandeng yang kecil. Di kantor, kami mencoba kalau ada kegiatan apapun menggandeng mereka,, misal pesan snack. Ini juga diterapkan di kabupaten dan kota yang lain. Harapannya semua instansi menerapkan hal yang sama," urainya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved