Yogyakarta

Sosiolog Kriminalitas UGM Sebut Sekolah Harus Kerjasama dengan Polsek untuk Bubarkan Geng Pelajar

Peran sekolah penting untuk mengawasi keberadaan geng dan harus berani untuk membubarkan geng sekolah tersebut.

Sosiolog Kriminalitas UGM Sebut Sekolah Harus Kerjasama dengan Polsek untuk Bubarkan Geng Pelajar
Ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sosiolog Kriminalitas UGM, Suprapto mengatakan geng pelajar yang berbasis sekolah masih ada hingga kini.

Menurut dia, geng tersebut memanfaatkan momen keramaian untuk beraksi.

"Biasanya tindakan seperti ini memanfaatkan momen keramaian, misalnya keramaian Natal dan Tahun Baru. Ini juga kan masih dalam suasana libur, jadi ya cukup marak," katanya, Minggu (12/01/2020).

Geng sekolah, lanjut dia masih eksis hingga saat ini.

Amankan 10 Pelajar dan Belasan Sajam, Polresta Yogya Gagalkan Klitih

Bukan tanpa alasan, peran alumni atau senior dalam melanggengkan geng masih kuat.

Bisa jadi, momen keramaian tersebut juga digunakan untuk rekruitmen.

Ia menilai, peran sekolah penting untuk mengawasi keberadaan geng sekolah.

Bahkan sekolah juga harus berani untuk membubarkan geng sekolah tersebut.

Sekolah bisa menggandeng orangtua dan polsek berada di sekolah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved