Dapat Alokasi Dana Rp 29 Miliar dari Pemda DIY, KONI Fokus Persiapan PON Papua 2020

Dapat Alokasi Dana Rp 29 Miliar dari Pemda DIY, KONI Fokus Persiapan PON Papua 2020

Dapat Alokasi Dana Rp 29 Miliar dari Pemda DIY,  KONI Fokus Persiapan PON Papua 2020
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, saat memberikan keterangan kepada media, di kantor setempat, Senin (29/7/2019) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengalokasikan dana hibah tahun 2020 sebesar Rp 29 miliar untuk KONI DIY.

Anggaran tersebut sebagian besar akan dialokasikan KONI DIY guna mempersiapkan keikutsertaan DIY di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 ya di Papua, Oktober 2020 mendatang.

Kepala Seksi Sosbud Bidang Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Prambudi Setiono menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menggelar rapat dengan KONI DIY dan Disdikpora untuk pembahasan anggaran.

Dari besaran dana hibah Rp 29 miliar tersebut, Prambudi menjelaskan, sesuai dengan program yang telah diajukan KONI DIY, nantinya sebagian besar akan digunakan untuk persiapan PON di Papua.

"Dana itu nantinya untuk program Puslatda PON dan keberangkatan kontingen ke PON. Terbesar nanti akan digunakan untuk keberangkatan kontingen," kata Prambudi.

Lebih lanjut, Prambudi mengatakan, dengan adanya alokasi dana hibah tersebut, Pemda DIY berharap persiapan yang dilakukan atlet-atlet DIY bisa semakin maksimal sekaligus mengukir prestasi yang membanggakan di PON Papua 2020 nanti.

Jadwal Final Malaysia Master 2020, Tak Ada Wakil Indonesia di Partai Puncak

Rekomendasikan 12 Pemain Anyar di Bursa Transfer Liga 1 2020, Seto : Kemungkinan Banyak yang Lepas

Sementara disinggung terkait proses pencairan dana hibah, Prambudi mengatakan, hal tersebut tergantung KONI DIY.

"Kalau untuk pencairannya, kami rasa itu tergantung pihak KONI DIY sendiri yang merencanakannya sesuai kebutuhannya," jelasnya.

Terpisah, Ketum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan, alokasi dana hibah akan digunakan untuk mempersiapkan atlet ke PON Papua mulai dari pelaksanaan program Puslatda PON dan rencana pemberangkatan kontingen.

Untuk program Puslatda PON, Djoko Pekik mengatakan sudah mencanangkan pelaksanaannya akan dimulai pada Januari 2020 ini.

"Sesuai dengan hasil rapat internal KONI DIY kemarin, untuk Puslatda yang kami mulai Januari ini, akan diikuti juara hingga empat besar Kejurnas Pra PON dan juara serta runner up Kejurwil Pra PON," bebernya.

Persiapan awal ini ditujukan untuk mengejar target mengulang prestasi PON sebelumnya yakni meraih 11 medali emas pada PON tahun ini.

Guna memuluskan target tersebut, pada Puslatda PON tahun ini pihaknya akan membagi atlet-atlet DIY dalam dua level berbeda.

"Untuk level 1, nanti akan diisi atlet atau cabor yang kami proyeksikan mendapat medali emas. Sedangkan level 2 diisi atlet-atlet lain yang tetap kami harapkan bisa mempersembahkan medali perak dan perunggu, atau bahkan emas bagi DIY," pungkasnya. (Tribunjogja/Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved