PMI DIY Terus Fokus Tingkatan Pelayanan Masyarakat

Muskerda diharapkan dapat menghasilkan perencanaan kerja di tingkat daerah, menghasilkan ide, gagasan maupun kebijakan organisasi

PMI DIY Terus Fokus Tingkatan Pelayanan Masyarakat
dok.istimewa
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Palang Merah Indonesia (PMI) DIY pada Sabtu (11/10/2020) di Rich Hotel Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Palang Merah Indonesia (PMI) DIY pada Sabtu (11/10/2020) di Rich Hotel Yogyakarta.

Dalam sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengatakan PMI mempunyai peran strategis.

"Peningkatan kapasitas SDM untuk penanggulangan bencana saya harapkan menjadi salah satu prioritas rencana kerja, karena DIY merupakan daerah rawan bencana," ujar Wagub DIY membacakan sambutan Gubernur DIY.

Muskerda diharapkan dapat menghasilkan perencanaan kerja di tingkat daerah, menghasilkan ide, gagasan maupun kebijakan organisasi yang bisa mendorong kinerja selanjutnya. 

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengatakan musyawarah kerja adalah mekanisme organisasi yang dilaksanakan setiap tahun untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja dan anggaran pendapatan atau belanja tahun sebelumnya.

Selain itu juga menyusun rencana kerja termasuk anggaran pendapatan atau belanja tahun berikutnya sebagai acuan bagi PMI pada setiap tingkatan di DIY dalam menunaikan tugas-tugasnya sesuai UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

"Tahun ini, PMI DIY masih akan fokus pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan meningkatkan kapasitas organisasi, pengembangan sumber daya, pembinaan relawan serta akuntabilitas publik pada pengelolaan keuangan," katanya.

Lanjutnya, di tahun 2019 PMI DIY telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, krisis kesehatan, kekeringan, angin kencang dan lainnya baik di wilayah DIY maupun di luar provinsi yang membutuhkan.

"Tercatat ada sekitar 52.784 orang penerima manfaat," ujarnya

Pada kurun waktu yang sama PMI DIY juga telah menambah tujuh ambulans terdiri dari dua ambulans transportasi, satu ambulans gawat darurat serta enam ambulans motor.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved