Breaking News:

Yogyakarta

Melihat Padu Seni dan Bencana Lewat Kekuatan

Selain menampilkan berbagai ide-ide kreatif seputar seni, pameran ini juga sebagai wadah untuk mengkampanyekan siap siaga bencana

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon Pinsker
Pengunjung melihat sejumlah karya yang ditampilkan pada pameran bertajuk "Earth Manual Project" yang mengusung berbagai isu kebencanaan di Jogja Gallery, Yogyakarta pada Sabtu (11/1/2020) 

"Program ini telah diliput oleh berbagai media utama di ASEAN dan Jepang," imbuhnya.

Selanjutnya adalah kumpulan video "Roo su Flood (Thailand)" yang mengedukasi pemirsa tentang bagaimana cara menghadapi hal-hal yang dapat terjadi sebelum, ketika, dan setelah banjir terjadi dengan menggunakan video animasi, untuk menarik perhatian khalayak umum.

Dampak Cuaca Ekstrem, BPBD Kulon Progo Catat 97 Laporan Kebencanaan

Tidak kalah menarik yakni "Lost Homes (Jepang)" yaitu sebuah model arsitektural yang menunjukkan sebuah kota sebelum dihancurkan tsunami pada 2011 di Jepang.

"Detail seperti warna atap dan nama dari masing-masing penghuni rumah ditambahkan oleh para penyintas bencana secara langsung, sebagai bagian dari proses pemulihan trauma," kata Purwoko.

Dalam pameran di Yogyakarta pada 11 Januari 2020, The Japan Foundation Asia Center akan berkolaborasi dengan Departemen Arsitektur dan Perencanaan UGM dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang bekerja sama dengan Design and Creative Center Kobe (KIITO) dan Plus Arts. (TRIBUNJOGJA.COM |Yosef Leon)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved