Kenali Gaming Disorder, Gangguan Mental Kecanduan Bermain Games Sampai Lupa Waktu

Kecanduan bermain game ternyata dikategorikan sebagai gangguan mental oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2018.Berikut gejalanya gaming disorder.

Kenali Gaming Disorder, Gangguan Mental Kecanduan Bermain Games Sampai Lupa Waktu
Dailymail
Dailymail, Kenali Gaming Disorder, gangguan mental kecanduan bermain games sampai lupa waktu 

TRIBUNJOGJA.COM - Kecanduan bermain video games di ponsel maupun komputer sering dikaitkan dengan masalah kaum muda yang menderita gangguan mental dan nilai akademik buruk.

Mengutip dari Grid Health, ada penelitian baru bejudul "Patologis Penggunaan Video Game Di Antara Anak Muda: Studi Longitudinal Dua-Tahun” edisi Februari 2011 dari Pediatrics.

Penelitian itu menghasilkan faktor resiko yang dapa diidentifikasi dari kecanduan bermain games.

Penelitian tersebut mengamati lebih dari 3.000 anak di sekolah dasar dan menengah di Singapura.

Peneliti melakukan penilaian mingguan anak dari aktifitas bermain game, sifat impulsif (tindakan tanpa pikir panjang), kemampuan sosial, fobia sosial, kegelisahan, dan depresi.

Hasilnya, anak-anak dan remaja yang kecanduan bermain video game memiliki resiko lebih tinggi terhadap kemampuan sosial yang rendah dan bersifat impulsif.

Ilustrasi orang depresi
Ilustrasi orang depresi (Kompas.com)

Penelitian tersebut juga memberi hasil anak-anak yang mengalami depresi menggunakan games sebagai pelarian. Padahal kecanduan bermain games dapat meningkatkan masalah kesehatan mental.

Peneliti juga melakukan identifikasi seperti depresi, kegelisahan, fobia sosial, dan kinerja sekolah yang lebih rendah bisa jadi akibat kecanduan game.

Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menemukan anak yang berhenti bermain games punya resiko lebih rendah dari gejala tersebut. Namun,mereka memiliki resiko penyakit mental lebih tinggi dibanding anak-anak yang tidak pernah kecanduan game.

Kecanduan bermain game ternyata dikategorikan sebagai gangguan mental oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved