Pendidikan

Guru PPKn Harus Mampu Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan bagi Siswa

Bagi siswa, PPKn dianggap remeh karena monoton dan membosankan selain itu juga tidak masuk dalam Ujian Nasional.

Guru PPKn Harus Mampu Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan bagi Siswa
istimewa
Guru MAN 3 Bantul Nurokhmah dalam takshow inovasi media pembelajaran PPKn di Auditorium UNY. 

TRIBUNJOGJA COM, SLEMAN - Permasalahan pembelajaran PPKn bagi guru idealnya menyentuh kognitif, afektif dan psikomotor.

Namun selama ini pembelajaran dinilai belum menyenangkan sehingga kurang membangun motivasi peserta didik.

Bagi siswa, PPKn dianggap remeh karena monoton dan membosankan selain itu juga tidak masuk dalam Ujian Nasional.

Untuk itu perlu mengatur strategi pembelajaran PPKn melalui upaya peningkatan semangat belajar yang sesuai dengan saat ini.

Guru Besar UGM Dorong Sekolah Lebih Ramah Anak

Hal itu disampaikan oleh Guru MAN 3 Bantul Nurokhmah dalam takshow inovasi media pembelajaran PPKn di Auditorium UNY.

Menurut dia, rendahnya motivasi belajar PPKn karena pemakaian metode ceramah, memposisikan peserta didik pasif, tidak responsif terhadap materi PPKn serta mengabaikan muatan dan visi PPKn.

“Hal ini berdampak pada keyakinan bahwa PPKn kurang bermanfaat dan tidak penting bagi mereka,” ujarnya Jumat (10/1/2020).

Untuk itu perlunya perubahan paradigma tradisional menjadi terfokus pada siswa dengan aktif mencari informasi sehingga pendidikan lebih memberikan rangsangan agar siswa menjadi pembelajar yang aktif.

Menurutnya, guru bisa memanfaatkan media pendukung KBM dalam bentuk digital dan non digital juga berbagai metode pembelajaran yang menggugah siswa.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Ia mengungkapkan guru zaman sekarang harus kreatif dengan memanfaatkan media dan lingkungan yang maksimal, terbuka pada perubahan, peduli dan gaul serta melek teknologi.

"Tidak lupa fokus pembelajaran harus bergeser bukan hanya kognitif, knowledge, tapi pada afektif dan civic disposition," kata dia.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dan Alumni UNY Anik Ghufron yang juga hadir dalam takshow inovasi media pembelajaran PPKn di Auditorium UNY ini mengatakan pembelajaran harus menyenangkan.

Sebab apabila membosankan maka siswa menjadi tidak antusias lagi.

“Apalagi dalam konteks era revolusi industri 4.0 dengan memanfaatkan tekologi informasi," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved