Anies Baswedan Siapkan Strategi Baru untuk Atasi Masalah Banjir di Jakarta, Seperti Ini Rinciannya

Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan dan memiliki strategi baru antisipasi dan mengatasi banjir di Jakarta.

Anies Baswedan Siapkan Strategi Baru untuk Atasi Masalah Banjir di Jakarta, Seperti Ini Rinciannya
Instagram
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataannya terkait banjir yang landa Jakarta di awal tahun 

Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan dan memiliki strategi baru antisipasi dan mengatasi banjir di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rusunawa Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rusunawa Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020). (KOMPAS.com/NURSITA SARI)

TRIBUNJOGJA.COM - Banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada awal tahun ini menjadi sorotan banyak pihak.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pun tak luput dari sorotan berbagai kalangan terkait bencana banjir tersebut.

Sorotan yang ditujukan ke Anies Baswedan bahkan hingga memunculkan petisi 'Copot Anies' yang beredar viral di media sosial.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan strategi baru untuk mengatasi masalah banjir di ibu kota.

Anies mengaku akan menerapkan sistem peringatan dini baru bagi warga Jakarta untuk mengantisipasi banjir yang bisa datang kapan saja.

Anies Baswedan Sebut Normalisasi dan Naturalisasi Sungai Jadi Program Menteri PUPR

Anies Baswedan Keluarkan Pergub Larangan Penggunaan Kantong Plastik, Ini Respon Kalangan Dewan

Menurutnya, sistem peringatan dini ini dibuat berdasarkan hasil evaluasi dari banjir besar yang terjadi di awal tahun 2020 lalu. 

"Pengalaman kemarin, terjadi kenaikan muka air itu dini hari, pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB. Para tokoh masyarakat sudah mengabarkan kepada warganya, tapi banyak yang mengabarkan lewat komunikasi telepon di saat orang sedang tidur," ucapnya, Jumat (10/1/2020).

Untuk itulah, orang nomor satu di Jakarta ini mengaku akan membuat posko pemantau banjir di setiap kelurahan di wilayahnya.

Nantinya, petugas posko yang akan langsung turun mengabarkan kepada masyarakat jika mulai ada kenaikan muka air.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved