Yogyakarta

Songsong Piala Dunia U-20 2021, Stadion Mandala Krida Ditargetkan Rampung Sebelum Desember 2020

Pemda DIY menganggarkan Rp 60 miliar guna melengkapi sarana di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Songsong Piala Dunia U-20 2021, Stadion Mandala Krida Ditargetkan Rampung Sebelum Desember 2020
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Stadion Mandala Krida Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Menyongsong penyelenggaraan turnamen akbar Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Indonesia 2021 mendatang, Pemda DIY menganggarkan Rp 60 miliar guna melengkapi sarana di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Kepala Seksi Sosbud Bidang Anggaran Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Prambudi Setiono menjelaskan, anggaran tersebut akan dialokasikan mencakup pemasangan lampu, single seat, scoring board digital, serta penyediaan empat ruang ganti.

"Jadi Stadion Mandala Krida itu kita anggarkan Rp 60 miliar untuk tahun 2020 ini, harapannya untuk kegiatan pasang lampu, scoring board, dan single seat, dan renovasi penyediaan empat ruang ganti sebab saat ini baru tersedia dua saja," kata Prambudi Setiono, Kamis (9/1/2020).

Untuk pemasangan single seat, Prambudi mengatakan rencananya akan dipasang di tribune sisi barat dan timur.

Daftar Target Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, dari Piala AFF 2020 hingga Piala Dunia 2022

Namun seusai ketentuan FIFA, yang akan diprioritaskan ialah tribune VIP dan VVIP sisi barat terlebih dahulu.

"Single seat itu tidak semua tribun. Seusai yang disyaratkan FIFA, yakni tribune VIP dan VVIP. Kita harapannya bisa untuk tribune sisi barat dan timur, tapi yang diprioritaskan tribune barat. Minimal terpasang 750 seat, tapi kalau kita pasang di tribune barat dan timur bisa mencapai sekira 1000 seat lebih," kata Prambudi.

"Dalam waktu dekat diharapkan sudah mulai masuk tahap pelelangan. Sedangkan mengenai pemasangan lampu, kemarin memang sempat ragu-ragu karena dulu didesain menempel di atap tribune. Tapi informasinya satu lampu 80 lux beratnya mencapai 50 kg. Padahal kita set awalnya tidak seberat itu. Nanti kita lihat, kalau memang tidak bisa, ya menggunakan tiang," tambahnya.

Lebih lanjut, Prambudi menjelaskan, untuk penyediaan empat ruang ganti sesuai yang disyaratkan, rencananya akan merenovasi area parkir bus yang terletak di dalam stadion.

Selain dimanfaatkan sebagai ruang ganti, rencananya space tersebut juga akan digunakan sebagai area pemanasan pemain.

Awalnya Dianggap Gulma, Kini Amarilis Jadi Primadona

"Ya kita berharapnya ada tambahan dana dari Pemerintah Pusat, sehingga pembiayaan menjadi lebih ringan. Harapannya, di akhir tahun, sebelum Desember 2020 bisa selesai. Kita sudah bersurat dengan Pemerintah Pusat, tapi belum mendapat jawaban. Mungkin konsentrasinya masih ke Olimpiade 2020, juga PON Papua 2020," ujar Prambudi.

Terpisah, Kepala BPO Disdikpora DIY, Eka Heru Prasetya, berharap proses renovasi untuk melengkapi fasilitas Stadion Mandala Krida bisa segera dilakukan.

Untuk saat ini, pihaknya memang belum menerima DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

Namun, diharapkan proses renovasi bisa segera dilaksanakan secepatnya mengingat waktu yang terus berjalan.

Lebih lanjut Eka mengatakan pada Jumat (10/01) besok akan ada peninjauan venue oleh PSSI Pusat bersama dengan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR). (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved