Yogyakarta

BMKG Yogyakarta Siagakan Prakirawan 24 Jam untuk Berikan Peringatan Dini

Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta meminta masyarakat untuk waspada terhadap bencana tanah longsor dan banjir.

BMKG Yogyakarta Siagakan Prakirawan 24 Jam untuk Berikan Peringatan Dini
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Kepala Staklim BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas memberikan keterangan kepada media terkait curah hujan DIY saat Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Mako Brimob Baciro,Selasa (07/01/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta meminta masyarakat untuk waspada terhadap bencana tanah longsor dan banjir.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Staklim BKMG Yogyakarta, Reni Kraningtyas usai Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Mako Brimob Baciro, Senin (07/01/2020).

Ia mengatakan saat ini wilayah DIY tengah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG Prediksi Potensi Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung di Sleman

Hal itu karena suhu muka laut perairan selatan DIY hangat, sekitar 28 hinga 1 derajat Celcius.

Peningkatan suhu tersebut dapat memicu penguapan secara maksimal, sehingga tercipta awan hujan dengan intensitar sedang hingga lebat.

"Rata-rata semua wilayah di DIY mengalami curah hujan sedang hingga lebat. Curah hujan di wilayah DIY bervariasi, rata-rata 10 sampai 20 mm/jam. Ada juga daerah yang curah hujan di atas 20 mm/jam," katanya.

"Daerah dengan curah hujan yang cukup signifikan biasanya terjadi di daerah topografi tinggi, seperti daerah Merapi, dan lain-lain. Untuk itu masyrakat harus waspada dengan potensi tanah longsor, misalnya Samigaluh. Selain longsor, waspada banjir, namun tidak signifikan seperti di Jakarta,"sambungnya.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Untuk antisipasi, pihaknya menyiagakan prakirawan selama 24 jam.

Hal itu agar informasi cuaca bisa segera diinformasikan kepda pihak terkait.

"Prakirawan akan siaga 24 jam juga, supaya informasi cuaca terkini bisa terus disampaikan kepada masyrakat dan instansi terkait, dan kami juga bisa menyampaikan peringatan dini. Harapannya pihak terkait bisa bertindak lebih cepat untuk antisipasi bencana yang mungkin terjadi,"tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved