Pendidikan

Perubahan Iklim Ekstrem, Pakar Kebencanaan UMY: Semua Pihak Harus Lakukan Upaya Tepat

Pakar kebencanaan UMY Rahmawati Husein mengatakan perubahan iklim secara ekstrem tengah menjadi fokus pembahasan di seluruh dunia.

Perubahan Iklim Ekstrem, Pakar Kebencanaan UMY: Semua Pihak Harus Lakukan Upaya Tepat
via Kompas.com
Ilustrasi: Jutaan ikan di Australia mati karena kondisi iklim yang abnormal. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Indonesia tengah merasakan dampak perubahan iklim yang ekstrem.

Pasalnya pergantian dan durasi musim berubah dan sulit untuk diprediksi.

Sepanjang 2019, perubahan iklim mendominasi terjadinya bencana alam di tanah air.

Menanggapi permasalahan tersebut, berbagai pihak harus melakukan gerakan secara terpadu dan masif.

Pakar kebencanaan UMY Rahmawati Husein mengatakan perubahan iklim secara ekstrem tengah menjadi fokus pembahasan di seluruh dunia.

Pasalnya cuaca berubah menjadi tidak menentu seperti curah hujan yang tinggi dan lama, kekeringan panjang yang menyebabkan kebakaran di beberapa negara. 

Serta kekuatan badai yang juga semakin meningkat.

Punya Fokus Perubahan Iklim, Indocement Terima Penghargaan SRN PPI

“Perubahan iklim sudah menjadi perhatian di seluruh dunia. Indonesia pun merasakan itu. Meningkatnya kejadian bencana itu 15 sampai 30 persen dari adanya perubahan iklim. Kalau di Indonesia tahun 2019 lalu, bencana didominasi berkaitan dengan iklim sebanyak 99 persen dari data yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/1/2020).

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun 2020 ini, diprediksi tidak akan jauh berbeda yakni bencana terjadi karena perubahan iklim.

Menurut dia, permasalahan tersebut tidak hanya dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Halaman
123
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved