Yogyakarta

Gelombang Laut Tinggi, Basarnas Yogyakarta Minta Warga dan Wisatawan Waspada

Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta terus bersiaga dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem awal tahun ini.

Gelombang Laut Tinggi, Basarnas Yogyakarta Minta Warga dan Wisatawan Waspada
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kasi Operasi dan Bencana Basarnas DIY Aditya Dwi Hartanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta terus bersiaga dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem awal tahun ini.

Satu di antaranya adalah tingginya gelombang laut di pesisir selatan DIY.

Terkait hal tersebut, Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Yogyakarta Aditya Dwi Hartanto meminta warga hingga wisatawan waspada.

Siap Hadapi Bencana, Polda DIY Gelar Apel Kesiapsiagaan

"Setidaknya jangan terlalu dekat dengan air laut mengingat saat ini gelombangnya tinggi," kata Aditya di Kantor PT Angkasa Pura 1 Yogyakarta, Selasa (07/01/2020).

Basarnas Yogyakarta pun menurut Aditya masih terus menyiagakan 77 personelnya di Posko Induk Sedayu, Unit Siaga Kulon Progo, dan Unit Siaga Gunungkidul.

Ia mengatakan sejumlah titik rawan dampak gelombang tinggi antara lain pantai-pantai di Gunungkidul serta Pantai Parangtritis di Bantul.

"Pantai-pantai tersebut jadi rawan karena tingginya aktivitas warga di sana," jelas Aditya.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Kepala Basarnas Yogyakarta Wahyu Efendi melalui keterangan resmi mengatakan jajarannya siap 24 jam bersiaga menghadapai potensi bencana cuaca ekstrem.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Polri, TNI, BPBD, Pemda DIY, Tagana, hingga potensi SAR di seluruh DIY.

"Kami juga pastikan seluruh peralatan siap untuk penanganan bencana," kata Wahyu beberapa waktu lalu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved