Berkunjung ke Natuna, Jokowi Sebut Tak Ada Kapal Asing Masuk ke Perairan Indonesia

Presiden Jokowi berkunjung ke Natuna, Kepulauan Riau untuk bertemu dengan para nelayan dan meninjau pengamanan di perairan perbatasan Indonesia.

www.instagram.com/jokowi
Presiden Joko Widodo berjalan meninjau pengamanan perbatasan perairan Indonesia di Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (8/1/2020). 

Berkunjung ke Natuna, Jokowi Sebut Tak Ada Kapal Asing Masuk ke Perairan Indonesia

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal isu hangat yang sedang menjadi topik perbincangan, yaitu kapan asing dan masuk ke perairan Indonesia, ketika sedang melakukan kunjungan kerja ke Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (8/1/2020).

Beberapa waktu belakangan ini memang berita mengenai kapal asing yang memasuki perairan Natuna memang ramai menjadi perbincangan.

Bahkan tiga hari sebelum Presiden Jokowi mengunjungi Natuna hari ini, tiga kapal China, yaitu 2 kapal Coast Guard dan 1 kapal pengawas ikan milik pemerintah Tiongkok masih berdiam di sebelah timur Laut Natuna.

Dikutip dari laman Kompas.com, pada Minggu (5/1/2020), Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Lasksdya TNI Yudo Margono mengungkapkan bahwa ketiga kapal China tersebut mengawasi Kapal Ikan Asing (KIA) yang menangkap ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Apel pasukan operasi rutin TNI dilakukan oleh Panglima Komondo Gabungon Wilayah Pertahonan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono.
Apel pasukan operasi rutin TNI dilakukan oleh Panglima Komondo Gabungon Wilayah Pertahonan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono. (https://regional.kompas.com)

Pihak TNI di perbatasan Natuna total mengerahkan enam kapal untuk memaksimalkan pengusiran di sekitar perairan ZEE milik Indonesia.

"Dalam hal ini, tidak ada batas waktu, karena itu operasi sehari-hari yang digelar di Natuna. Karena tingkat kerawanannya maka kami tingkatkan pengamanannya. Jadi batas waktunya, ya sampai mereka keluar dari wilayah kedaulatan Indonesia," ungkap Lasksdya TNI Yudo Margono.

Pada kunjungan hari ini, Presiden Jokowi mengunggah posting-an di Instagram @jokowi, dan menyebutkan bahwa tidak ada kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia.

"Pangkalan Angkatan Laut Selat Lampa, Natuna, hari ini. Saya sempat memasuki dek kapal perang KRI Usman Harun 359 yang berlabuh bersisian dengan KRI Karel Satsuit Tubun 356.

Tadi saya bertanya ke Panglima TNI, apakah ada kapal negara asing memasuki laut teritorial Indonesia? Ternyata tidak ada.

Ini Alasan Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Ingin Tunjukan ke Dunia Kedaulatan RI Tak Boleh Ditawar

Kapal asing tersebut berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia, bukan laut teritorial Indonesia.

Di zona tersebut kapal internasional dapat melintas dengan bebas, dan Indonesia memiliki hak atas kekayaan alam di dalamnya, dan berhak menggunakan kebijakan hukumnya.

Indonesia memiliki hak berdaulat untuk menangkap atau menghalau kapal asing yang mencoba memanfaatkan kekayaan alam di dalamnya secara ilegal.

Kapal-kapal TNI Angkatan Laut senantiasa bersiaga menjaga kedaulatan Tanah Air Indonesia di laut Natuna," dikutip Tribunjogja.com dari Instagram @jokowi.

Ini Alasan Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Ingin Tunjukan ke Dunia Kedaulatan RI Tak Boleh Ditawar

 

Soal Natuna, Ini Fakta Perbandingan Kekuatan Militer China dan Indonesia

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved