Yogyakarta

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah IWAIT 2020

International Workshop on Advanced Image Technology (IWAIT) 2020 digelar di Yogyakarta selama tiga hari, yakni sejak 5-7 Januari 2020.

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah IWAIT 2020
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
(ki-ka) IWAIT Board Advisory Masayuki Nakajima dan Ketua Panitia IWAIT 2020 Winarno. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - International Workshop on Advanced Image Technology (IWAIT) 2020 digelar di Yogyakarta selama tiga hari, yakni sejak 5-7 Januari 2020.

IWAIT Board Advisory, Masayuki Nakajima mengatakan bahwa pemilihan Yogya sebagai tuan rumah acara tahunan tersebut adalah karena daya tarik kota yang kental akan kebudayaannya ini.

"Sebelumnya kami sudah melakukan survei mulai dari kota, hotel, sudah dilihat. Kita juga melihat Gunung  Merapi, Candi Borobudur, Candi Prambanan untuk memastikan semua baik dan hari ini sudah terwujud. Yogyakarta memiliki warisan budaya yang banyak serta ada Malioboro yang selalu penuh dengan orang-orang yang ingin berjalan-jalan," urainya, di sela-sela acara di Hotel Santika, Senin (6/1/2020).

PTSP Kemenag Kota Yogya Hadir di JSS

Ia pun mengatakan, tujuan dari IWAIT 2020 adalah untuk memberikan pengetahuan bahwa teknologi gambar sangat penting bagi manusia.

Ia mencontohkan keberadaan berbagai indera yang ada di diri manusia, dan mata merupakan indera terpenting di mana 90 persen informasi yang didapat manusia berasal dari penglihatan.

"Teknologi gambar sangat penting bagi manusia. Misalkan untuk medis, yang dibutuhkan untuk operasi jarak jauh, MRI, pengobatan kanker, dan sebagainya," ucapnya.

Ketua Panitia IWAIT 2020, Winarno menjelaskan bahwa jumlah peserta yang berpartisipasi sejumlah 160 delegasi dari berbagai negara.

Mereka berasal dari Jepang, Korea Selatan, China, Hongkong, Taiwan, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

"Sebanyak 80 persen peserta berasal dari Jepang," ujarnya.

Pria yang menjabat sebagai Director Research and Community Outreach Universitas Multimedia Nusantara, menjelaskan bahwa partisipan mengirim paper ke comitee secara online.

Selanjutnya paper yang masuk diseleksi, paper yang layak akan diterima dan partisipan diminta untuk menyelesaikan paper secara lengkap.

"Lalu diserahkan ke kami dan akan dipublikasikan di jurnal internasional," ucapnya.

Pada IWAIT 2020, Winarno mengatakan salah satu isu yang dibahas adalah mengenai trend technology media ke depan yakni konvergensi teknologi broadband dengan broadcasting, juga mengenai pengembangan resolusi tampilan video dari 4G menjadi 8G. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved