Soal Natuna, Ini Fakta Perbandingan Kekuatan Militer China dan Indonesia

Laporan kapal asing asal dari negera China yang masuk di perairan Natuna di Kepulauan Riau, sempat menjadi pembahasan.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Sky News
Ilustrasi: Pasukan Militer China 

Denjaka adalah orang terpilih dan terbaik di satuan. Personel ini bertugas di pasukan khusus TNI AL. Satuan elit ini mengadakan latihan di tempat yang bermatra lautan

Selain berlatih ilmu bertempur, Denjaka juga dibekali ilmu kejiwaan dan analisa situasi khusus.

Hingga kini, keberadaan satuan ini terkesan dirahasiakan. Bahkan penugasannya pun acap kali tak diakui ataupun tercatat resmi oleh Markas Besar TNI.

5. Perkembangan teknologi militer China

Mengutip dari Kompas.com, laporan itu dirilis oleh Center for New America Security dan ditulis oleh Mantan Wakil Menteri Pertahanan Robert Work dan eks asisten khususnya, Greg Grant.

Dalam laporan tersebut, eknologi militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sudah mulai menyamai AS.

Menurut Work dan Grant ada tiga fase China mengungguli Amerika Serikat dalam bidang teknologi yang dibagi tiga tahap.

Serius Sikapi Pelanggaran Kedaulatan di Natuna, TNI Kirim 4 Pesawat Tempur F-16

Pertama adalah upaya modernisasi yang terjadi pada 1990 hingga 2000-an.

Kedua setelah Beijing bisa mengembangkan senjata presisi dan jaringan tempur yang canggih.

Mereka membuat teknologi dominan di kawasan regional.

Presiden Joko Widodo Satukan Suara Menteri-menterinya Soal Konflik Natuna

China menggunakan rudal hipersonik maupun senjata anti-kapal. China bisa unggul di area Taiwan maupun Laut China Selatan, serta membuat AS fokus kepada mereka. Fase terakhir akan dilakukan setelah China bisa melewati kecanggihan teknologi militer AS.

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved